Crime News

Rampok BSD Tewas Ditembak

News image

TANGSEL - Anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Metro Serpong, Kota Ta...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 20 Desember 2014 | Klik: 11 | Komentar

Baca

Dicabuli Ayah & Kakak, 2 Korban Lapor Polisi

News image

CILEGON - Dua korban pencabulan berinisial PP (15), warga Pulomerak da...

Hukum & Kriminal | Kamis, 18 Desember 2014 | Klik: 165 | Komentar

Baca

2 Calo Bus Diamankan

News image

PULOMERAK - Kepolisian Sektor (Polsek) Pulomerak berhasil mengamankan dua orang ca...

Hukum & Kriminal | Kamis, 18 Desember 2014 | Klik: 117 | Komentar

Baca

Berita Terkini

News image

Sabtu, 20 Desember 2014 | Klik: 16

Banten Darurat Kejahatan Seksual Anak

CILEGON - Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Arist Merdeka Sirait mengatakan, kasus kejahatan seksual anak di bawah umur, di Provinsi Banten da...

Lainnya: Berita Utama
next
prev


KOTA TANGERANG – Menjelang Natal dan Tahun Baru, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang menggencarkan razia minuman keras (miras). Kepala Satpol PP Kota Tangerang Mumung Nurwana mengatakan, dua hari lalu, pihaknya menggelar razia di Kecamatan Cipondoh dan Kecamatan Batu Ceper. Dalam razia ya ...
TANGSEL - Pesta minuman keras (miras) berujung maut di Cempaka Putih, Ciputat Timur, Kota Tangsel mendapat sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Bahkan, DPRD mengusulkan peredaran miras di Tangsel harus dihentikan.
Anggota Komisi I DPRD Kota Tangsel Siti Khadijah mengatakan kasus pesta miras di Ciputat Timur merupakan imbas longgarnya peraturan. Maka itu, penerapan Perda No 4 Tahun 2014 tentang Perijinan Usaha Perdagangan dan Industri harus mulai disosialisasikan."Sangat disayangkan. Seharusnya ini tidak terjadi. Miras memang sangat berbahaya dan merusak kelangsungan generasi muda kita. Peredarannya harus dihentikan," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel Muhamad mengatakan Perda No 4 bakal mulai efektif berlaku pada 1 Februari 2015. Mulai tanggal itu, kata dia, seluruh jenis miras dilarang beredar di kota bermoto cerdas, modern dan religius ini.“Dalam Pasal 128 tertuang jelas larangan tersebut. Dimana miras dilarang untuk dijual, diperdagangkan, diproduksi, sampai dikonsumsi oleh masyarakat Tangsel,” tuturnya.

Menurutnya, tak ada pengecualian lokasi berjualan miras. Meski itu dijual di hotel berbintang, menurutnya tetap saja dilarang. "Tempat hiburan, karaoke, apalagi toko modern tidak diperbolehkan menjual miras," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, dua mahasiswa STT Ganesha Yayasan Nusantara bernama Rahman Marsaoli (19) dan Aftar Lateng (19) tewas usai pesta miras di kosan mereka, Jalan Semanggi, Cempaka Putih, Ciputat Timur. Sementara korban lain, Rian Maloko (17) sekarat akibat menenggak minuman yang sama."Kita sudah periksa, benar ada pesta minuman keras. Kita juga sita tujuh botol kosong bekas miras dan bekas bungkusan makanan dari kontrakan korban," kata Kapolsek Metro Ciputat, Komisaris Burhanudin. (iwan)

CILEGON – Tim kebanggan warga Cilegon yang akan berkompetisi di Divisi Utama, Cilegon United memiliki kantor kesekretariatan baru yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani nomor 12 Kota Cilegon, atau didekat Bank BJB Cilegon. Pemilik Cilegon United, pengurus serta pemain menggelar tasyakuran kantor baru. ...
CILEGON - Meski telah mengeluarkan keputusan untuk menghentikan sementara pelaksanaan kurikulum 2013, namun pemerintah tak mewajibkan semua sekolah di Indonesia untuk mengikuti aturan tersebut.
Bahkan, Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan membebaskan 6.000 sekolah, untuk tetap menjalankan kurikulum yang terus diperdebatkan ini. Dari jumlah tersebut, di antaranya berada di wilayah Kota Cilegon.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pendidikan Kota Cilegon, Mukhtar Gozali, beberapa sekolah yang berada di Cilegon menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajarnya dengan menggunakan kurikulum 2013.“Sekolah dasar yang siap sebanyak 16 unit, SMP 5 sekolah dan SMK, SMA sebanyak 4 sekolah,” kata Mukhtar kepada Banten Raya, Jumat  (19/12).

Dia mengaku, jumlah tersebut akan bertambah seiring program Dinas Pendidikan Kota Cilegon, yang terus mendorong sekolah-sekolah untuk bisa menerapkan kurikulum 2013. “Sekolah yang pasti menggunakan kurikulum 2013 antara lain, SMA 1 Cilegon, SMA 2 KS, dan SMA Al-Islah,” ungkapnya.

Mukhtar menambahkan, Dinas Pendidikan Kota Cilegon akan memberikan kebebasan kepada sekolah untuk menggunakan kurikulum dalam kegiatan belajar mengajarnya. Dinas Pendidikan Kota Cilegon juga, kata Mukhtar, tetap akan melakukan pendampingan kepada sekolah yang belum siap menggunakan kurikulum 2013.“Sedangkan untuk sekolah yang menggunakan kurikulum 2013, kami tidak melepas begitu saja. Kami tetap melakukan pendampingan,” katanya.

Bahkan, lanjut Mukhtar, guru inti yang berada di Cilegon sudah siap menerapkan kurikulum 2013. “Dengan adanya guru inti yang siap dengan kurikulum 2013, maka dunia pendidikan di Kota Cilegon siap menggunakan kurikulum 2013 dalam kegiatan belajar mengajarnya,” tegasnya. (satibi)

SERANG – Setelah pembangunan tahap I Cluster Green Leaf dan Ruko 3 lantai sukses terjual 100%. Citra Garden BMW siap membangun 4 cluster baru tahap II pada 2015 nanti.Rencananya pembangunan cluster baru dengan total 314 unit rumah tersebut siap dipasarkan melalui presale pada 15 Januari 2015 nanti ...