Crime News

Pesta Sabu, Okum Wartawan Dibekuk

CILEGON - Jajaran Satuan Narkoba Polres Cilegon menangkap EF (38), ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 23 Januari 2015 | Klik: 52 | Komentar

Baca

Gitaris Band PADI Ditangkap Polisi di Pisangan

News image

TANGSEL - Gitaris Band Musikinia atau yang sebelumnya lebih dikenal gr...

Hukum & Kriminal | Jumat, 23 Januari 2015 | Klik: 78 | Komentar

Baca

Polisi Tangkap Dukun Cabulb

News image

RANGKASBITUNG - Seorang santriawati salah satu pondok pesantren di Rangkasbitung be...

Hukum & Kriminal | Jumat, 23 Januari 2015 | Klik: 95 | Komentar

Baca

Berita Terkini

News image

Jumat, 23 Januari 2015 | Klik: 56

Banten Jadi Sasaran Peredaran Narkoba

SERANG - Jika sebelumya hanya menjadi tempat transit peredaran narkoba ke Jakarta, saat ini Provinsi Banten telah menjadi sasaran. Terbukti dari terbongkarnya ka...

Lainnya: Berita Utama
next
prev


TIDAK terasa satu pekan sudah artis Nikita Mirzani berada di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Selatan. Meski sempat shock dengan kondisi tersebut. Niki-sapaan akrabnya berusaha untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya itu. Ibu dua anak ini pun banyak melakukan beragam kegiatan positif yang ...

CIWANDAN-Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Ciwandan mengadakan kegiatan Cerdas Cermat Dokter Kecil, Kamis (22/1). Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi siswa. Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 08-12 itu diikuti perwakilan siswa dari 21 s ...

CILEGON - Halaludin (7), bocah laki-laki ditemukan terlantar di simpang Pondok Indah Cilegon (PCI). Diduga, bocah tersebut merupakan korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Saat ini, anak tersebut berada dalam pengawasan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Cilegon. Berdasarkan informasi yang di ...
CILEGON – DPRD Kota Cilegon tampaknya sudah mulai berhati-hati dalam menyetujui anggaran untuk pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS). Hal itu terjadi, karena pembangunan jalan sepanjang 16 kilomter itu kerap menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Apalagi, berdasarkan hasil investigasi Komisi I DPRD Kota Cilegon beberapa waktu lalu, banyak ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi dalam pembangunan jalan mega proyek tersebut.
Anggota Komisi I DPRD Kota Cilegon Syarif Ridwan mengatakan, pada anggaran 2015 ini, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Cilegon mengajukan anggaran Rp 3,2 miliar untuk pembangunan jembatan di JLS. Anggaran tersebut bakal digunakan untuk meninggikan jembatan Cigeblag, Kelurahan Banjar Negara, Kecamatan Ciwandan. "Dengan melihat seringnya menjadi temuan BPK dan melihat kondisi pembangunan JLS yang memprihatinkan, kami akan memperketat pengajuan anggaran. Hal itu dilakukan demi pembangunan JLS yang lebih baik," kata Ridwan kepada Banten Raya, kemarin.

Dijelaskan Ridwan, jembatan Cigeblag kondisinya masih terbilang baik. Menurutnya, lebih baik DPU menggarakan untuk menyelesaikan pembangunan betonisasi dan perbaikan infrastruktur lainnya di area JLS. "JLS kan masih perlu banyak perbaikan-perbaikan, seperti pembangunan drainase, bahu jalan dan lainnya. Kami rasa kalau pembangunan jembatan Cigeblag masih bagus. Namun kalau perbaikan jembatan yang bolong saya rasa itu perlu," terangnya.

Dikatakan Ridwan, kedepannya JLS akan berkembang sangat cepat. Hal itu dikarenakan JLS merupakan jalur potensial. Sehingga diperlukan pembangunan yang baik sesuai dengan aturan kontruksi yang berlaku. "Pertumbuhan ekonomi di JLS akan tumbuh dengan signifikan karena jalan ini merupakan jalur wisata ke Anyer," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Abdul Hakim Lubis membenarkan bahwa ada pengajuan anggaran untuk meninggikan Jembatan Cigeblag. Menurutnya, pembangunan di lokasi itu cukup penting. Sebab, kondisi jalan cukup curam, sehingga dapat membahayakan pengendara dan perlu dilakukan perataan jalan. "Anggaran yang diajukan sekitar Rp 3,2 miliar, namun teknisnya yang tahu DPU, tanyakan saja," ujarnya.

Lubis juga berkomentar terkait temuan Komisi I adanya jembatan yang bolong. Menurut Lubis, jembatan tersebut dibangun pada tahun 2003 lalu, sehingga wajar jika kondisi jembatan tersebut rusak. Sebab, kapasitas jalan saat ini berbeda dengan kondisi JLS pada 2003 lalu. "Disaat jalan bolong ribut, namun disaat jalan kondisi baik tidak ada yang memuji. Lagi pula jembatan yang bolong itu kan jembatan lama," ucap Lubis.

Terpisah, Kepala DPU Kota Cilegon Nana Sulaksana mengaku, dalam waktu dekat pihaknya segera melakukan renovasi ulang terhadap jembatan yang berada di JLS supaya sesuai dengan beban tonase kapasitas JLS saat ini. "Ada tiga jembatan yang akam kami perbaiki di jalur JLS. Satu jembatan akan kami tinggikan yakni  jembatan Cigeblag," akunya. (usman) 



CILEGON - Sebanyak 156 pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menjalani prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Aula Setda II Kota Cilegon, Kamis (22/1). Dengan didampingi rohaniawan, Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi secara langsung melantik dan m ...