Crime News

Cemburu, Suami Palu Istri

News image

SERANG - Sadis. Itulah sebutan yang tepat disandangkan kepada Dodi ...

Hukum & Kriminal | Senin, 29 September 2014 | Klik: 407 | Komentar

Baca

Warga Kedaung Gelapkan 14 Mobil Rental

News image

TANGSEL - Pelaku penggelapan mobil rental ditangkap jajaran Reskrim Polsek Me...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 27 September 2014 | Klik: 309 | Komentar

Baca

Sabu 9 Kilo Diamankan

News image

KOTA TANGERANG - Petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta (Soeta) ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 26 September 2014 | Klik: 170 | Komentar

Baca


Caleg Masih Abaikan Aturan

RANGKASBITUNG- Sejumlah alat peraga atau atribut partai politik (parpol) dan calon legislatif (caleg) yang akan tampil di pemilu 2014 mendatang ternyata masih belum mengindahkan peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lebak nomor 15/2013 tentang pemasangan dan pembatasan alat peraga kampanye dan caleg. Pantauan di sejumlah titik dan ruas jalan, ternyata masih marak atribut caleg yang berupa poster dan baliho yang terpasang di area terlarang salah satunya di pohon di ruas jalan Multatuli, Rangkasbitung-Mandala dan Rangkasbitung-Cibadak. Masih maraknya atribut caleg di sejumlah tempat dan ruas jalan, mengundang kritikan dari segelintir masyarakat Lebak, salah satunya Aryaudin Sudanto, aktivis Keluarga Mahsiswa Lebak (Kumala) Rangkasbitung.

Menurut Arya, masih maraknya atribut caleg di sejumlah area terlarang membuktikan caleg belum memahami aturan yang telah ditetapkan. “Saya juga tidak abis pikir kenapa masih banyak ditemukan poster caleg atau sejenisnya di tempat yang jelas-jelas terlarang. Padahal, kan KPU sudah memberitahukan dan menyosialisasikan melalui media cetak dan elektronik,” kata pemuda asal Citorek, Kecamatan Cibeber ini. Meski demikian, Arya, mengusulkan agar pihak penyelenggara dalam hal ini KPU dan Panwaslu Lebak, harus gencar melakukan imbauan dan sosialisasi kepada para caleg. “Mungkin solusinya selain atributnya ditertibkan, panwaslu dan KPU harus lakukan sosialisasi lagi kepada para caleg sampai mereka benar-benar paham aturan. Masyarakat juga harus kritis manakala melihat atribut caleg atau sejenisnya terpasang di tempat terlarang laporkan ke PPL atau Panwascamnya,” ujarnya.

Ketua Divisi Pengawasan pada Panwaslu Lebak, Ace Sumirsa Ali, menyatakan pihaknya sudah melaksanakan penertiban atribut parpol dan caleg di 28 kecamatan di Kabupaten Lebak. “Kita sebetulnya sudah lakukan penertiban dan sekarang juga sedang, cuma karena jumlah atributnya banyak dan personilnya terbatas jadi mungkin belum maksimal. Tapi yang jelas jika sampai 12 Oktober atribut caleg dan parpol masih marak kita bersama instansi yang lainnya akan menertibkan secara serentak,” janjinya. (harir)

Komentar Terakhir