Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 504 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 618 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 491 | Komentar

Baca


Dewan Kritik Pelayanan Disdukcapil


RANGKASBITUNG - Sistem pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Lebak dikritik dewan. Sebab, setiap memasuki waktu istirahat pukul 12.00 hingga 13.30, pelayanan kepada masyarakat yang akan membuat kartu tanda penduduk elektronik (KTPE), kartu keluarga (KK) maupun akte kelahiran dihentikan. Padahal, dengan jumlah masyarakat yang selalu membludak ke Disdukcapil, dewan berharap jam istirahat pelayanan tetap berjalan. Anggota Fraksi PKS DPRD Lebak Iip Makmur mengatakan, Disdukcapil sebagai dinas yang melayani masyarakat, sebaiknya bisa mengatur jadwal istirahat pegawai bagian pelayanan, agar saat jam istirahat pegawai, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

“Seperti puskesmas, rumah sakit atau perbankkan, setiap jam istirahat, mereka tetap melakukan pelayanan normal, karena pada saat jam istirahat pihak manajemen menggilir pegawainya tetap ada yang bertugas melayani masyarakat. Begitu pula Disdukcapil, kami rasa bisa mengaturnya, sehingga ratusan masyarakat yang datang tetap terlayani saat jam istirahat pegawai,” ujar Iip Makmur, Kamis (27/7).

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Lebak Oong Syahroni menambahkan, selama ini banyak warga yang mengaspirasikan ke dewan agar pelayanan Disdukcapil tetap berjalan saat jam istirahat pegawai.
“Menurut hemat saya, aspirasi masyarakat terkait pelayanan Disdukcapil sangat masuk akal.

Untuk itu Disdukcapil segera memberlakukan pegawai pelayanannya beristirahat secara bergantian, sehingga masyarakat yang butuh pelayanannya bisa dilayani dengan baik,” katanya. Kepala Disdukcapil Lebak Ujang Bahrudin menegaskan, bila dewan menginginkan jam sitirahat tetap melakukan pelayanan, maka silahkan langsung membuat surat usulan ke Bupati Iti Octavia Jayabaya.

“Kalau saya tidak bisa memutuskan atau menetapkan agar jam istirahat pelayanan tetap berjalan. Makanya pihak dewan silahkan usulkan ke bupati agar nanti kami diperintahkan langsung oleh beliau, terkait pelayanan di jam istirahat pegawai," tegas Ujang. (hudaya)