Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 42 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 42 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 71 | Komentar

Baca


Truk Pasir Diduga Rusak Drainase



Drainase di Jalan Ranhkasbitung-Leuwidamar tepatnya di Kampung Aweh, Desa Aweh, Kecamatan Kalang Anyar yang dibangun satu bulan lalu, kembali rusak. Kerusakan diduga akibat lalu lalang kendaraan pasair basah yang over tonase atau bermuatan lebih.

Warga Kampung Aweh Maman mengaku belum mengetahui pasti penyebab kerusakan drainase. Namun, sepanjang hari jalan tersebut kerap dilintasi kendaraan pengangkut pasir basah dengan kapasitas over tonase.

“Saya kira bukan karena pekerjaan tidak berkualitas, akan tetapi lebih disebabkan karena sering dilalui kendaraan dengan kapasitas besar semisal truk pengangkut pasir basah yang over tonase,” kata Maman, kepada Banten Raya, Minggu (30/7).

Akibat drainase rusak, genangan air hujan luber ke jalan dan pemukiman warga. Untuk itu, kata dia, warga meminta pemerintah daerah kembali memperbaiki drainase yang rusak itu, serta melakukan pengawasan ketat terhadap truk pengangkut pasir yang over tonase.

“Lihat saja, hujannya kemarin, genangan airnya masih tersisa sehingga menyebabkan jalan becek dan berlumpur. Kami berharap pemerintah daerah dapat berlaku tegas kepada sopir truk pengangkut pasir basah yang over tonase,” ujarnya.

Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan pada Dinas PUPR Lebak Entoy Saepudin mengatakan, sebagus apapun jalan dan drainase dibangun, jika kendaraan yang melintas melebihi kelas jalan, maka jalan atau drainase akan cepat rusak.

"Penertiban kendaraan over tonase sudah bukan kewenangan kita lagi, dan kerusakan drainase di jalan tersebut bakal kita tangani secepatnya," ucapnya. (fadilah)