Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 247 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 270 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 701 | Komentar

Baca


Truk Pasir Diduga Rusak Drainase



Drainase di Jalan Ranhkasbitung-Leuwidamar tepatnya di Kampung Aweh, Desa Aweh, Kecamatan Kalang Anyar yang dibangun satu bulan lalu, kembali rusak. Kerusakan diduga akibat lalu lalang kendaraan pasair basah yang over tonase atau bermuatan lebih.

Warga Kampung Aweh Maman mengaku belum mengetahui pasti penyebab kerusakan drainase. Namun, sepanjang hari jalan tersebut kerap dilintasi kendaraan pengangkut pasir basah dengan kapasitas over tonase.

“Saya kira bukan karena pekerjaan tidak berkualitas, akan tetapi lebih disebabkan karena sering dilalui kendaraan dengan kapasitas besar semisal truk pengangkut pasir basah yang over tonase,” kata Maman, kepada Banten Raya, Minggu (30/7).

Akibat drainase rusak, genangan air hujan luber ke jalan dan pemukiman warga. Untuk itu, kata dia, warga meminta pemerintah daerah kembali memperbaiki drainase yang rusak itu, serta melakukan pengawasan ketat terhadap truk pengangkut pasir yang over tonase.

“Lihat saja, hujannya kemarin, genangan airnya masih tersisa sehingga menyebabkan jalan becek dan berlumpur. Kami berharap pemerintah daerah dapat berlaku tegas kepada sopir truk pengangkut pasir basah yang over tonase,” ujarnya.

Kabid Pemeliharaan Jalan dan Jembatan pada Dinas PUPR Lebak Entoy Saepudin mengatakan, sebagus apapun jalan dan drainase dibangun, jika kendaraan yang melintas melebihi kelas jalan, maka jalan atau drainase akan cepat rusak.

"Penertiban kendaraan over tonase sudah bukan kewenangan kita lagi, dan kerusakan drainase di jalan tersebut bakal kita tangani secepatnya," ucapnya. (fadilah)