Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 383 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 484 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 388 | Komentar

Baca


Syarat Jadi Kepsek Lebih Berat


LEBAK - Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Dinas (UPTD) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Rangkasbitung Rusli mengatakan, mulai 2018 persyaratan menjadi bakal calon kepala Sekolah Dasar (SD) akan lebih berat jika dibandingkan dengan tahun 2017 dan tahun-tahun sebelumnya.

Salah satu syarat utama menjadi Kepala Sekolah (Kepsek) itu adalah memiliki sertifikat kepala sekolah. "Syarat menjadi kepsek lebih berat karena harus memiliki sertifikat kepala sekolah. Namun itu mulai diberlakukan di tahun depan kalau tahun sekarang ini masih sama seperti di tahun-tahun sebelumnya," kata Rusli di ruang kerjanya, Kamis (7/9).

Dijelaskan Rusli, persyaratan menjadi kepala sekolah dilihat dari golongan dan usianya. Batas minimal usia itu 54 tahun. "Jika golongan dan usia sudah memenuhi syarat maka bisa mendaftarkan diri menjadi kepala sekolah. Pada tahun ini tersedia kuota sebanyak 150 kursi jabatan kepala sekolah  yang siap diisi oleh para guru yang berminat menjadi kepala sekolah," jelasnya.

Menurut Rusli, kuota sebanyak 150 kepala sekolah itu untuk keseluruhan wilayah Kabupaten Lebak. "Dari kuota 150, khusus di UPTD Dikbud Rangkasbitung baru mendaftar sebanyak 20 orang guru. Padahal, guru sudah memenuhi syarat sudah banyak tetapi banyak diantaranya tidak memberanikan diri karena sudah pesimis duluan dan ini sangat disangkan karena sebetulnya harapan kami bisa menampung sebanyak-banyaknya karena nanti keputusan akhir setelah melewati ujian seleksi," tuturnya.

Rusli menambahkan, sebetulnya, sekarang ini merupakan kesempatan besar bagi para guru karena proses persyaratannya masih menggunakan aturan yang lama. Sedangkan kedepan nanti diharuskan sudah memiliki sertifikat. "Nah saya sendiri belum tahu prosedur mendapatkan sertifikat kepala sekolah.

Apakah memang nanti diporoleh setelah mengikuti diklatpim ataukah memang diberikan kepada para peserta yang gugur setelah mengikuti tes seleksi kepala sekolah karena memang baru sekedar rencana yang akan direalisasikan tahun depan," katanya. (purnama)

Komentar Terakhir