Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 369 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 470 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 375 | Komentar

Baca


Gedung DPRD Disegel Mahasiswa *Ruangan Dewan Kosong




LEBAK - Mahasiswa yang tergabung dalam Kumpulan Mahasiswa Lebak (Kumala) melakukan aksi menyegel pintu masuk gedung DPRD Kabupaten Lebak, Selasa (12/9) pukul 10.00.
Pintu masuk gedung DPRD Kabupaten Lebak disegel oleh mahasiswa dengan menggunakan selembar karton yang berisi tulisan gedung ini dikontrakan sebagai bentuk protes karena mahasiswa tidak pernah mendapatkan informasi dan mendapatkan undangan terkaitan pembahasan Raperda Kabupaten Lebak.'
“Gedung dewan kami segel karena pukul 10.00 pagi masih kosong. Tidak ada satu pun anggota DPRD  Lebak berada di ruangannya, padahal beberapa aspirasi masyarakat sampai hari ini belum bisa diselesaikan,” kata Ketua Kumala Lebak Imam Nurhakim, Selasa (12/9).

Menurut Imam, dirinya prihatin melihat ruang kerja dewan kosong. Sungguh ironis disaat tunjangan naik tetapi tidak dibaengi dengan kinerja.“Tunjangan sudah dinaikkan tetapi kinerja semakin menurun dan mandul. Kami berharap naiknya tunjangan maka tingkat kinerja juga naik bukan malas dan menurun,” katanya.

Lebih lanjut Imam menuturkan, selain kinerja dewan, kinerja Sekretaris DPRD Lebak juga perlu dievaluasi. “Kami minta sekretaris dewan dicopot karena tidak becus kerja. Beberapa agenda yang seharusnya dilakukan oleh sekwan namun tidak pernah dilakukan,” katanya.

Salah satu pekerjaan yang tidak dilakukan ialah tidak pernah melibatkan mahasiswa dalam pembahasan raperda.“Kami dari mahasiswa tidak pernah mendapat informasi atau pemberitahuan bahkan undangan terkait pembahasan raperda.

Tidak ada undangan kepada mahasiswa atau OKP padahal pembahasan raperda anggaran dan uji publik harus kita ketahui bersama, bukan malahan tahunya ketika sudah jadi sehingga menjadi tidak jelas dan tidak maksimal karena disinyalir pembahasan rencana anggaran atau pembahasan lain itu hanya copy paste dari tahun lalu,” katanya.

Sekretaris DPRD Kabupaten Lebak Fin Rian mengatakan, anggota dewan tidak ada di ruangan karena sedang mengikuti beberapa agenda di luar. ”Ada agenda pembahasan tentang raperda yang memang terdapat peraturan baru yang harus dimasukkan ke dalam raperda untuk tahun anggaran 2018.

Sedangkan terkait dengan undangan kepada mahasiswa itu adanya di bagian kasubag, karena memang biasanya diundang dan saya mau kroscek apakah memang sudah dilayangkan tidaknya surat undangan untuk mahasiswa dan ormas yang biasa diundang,” katanya. (purnama)

Caption
PURNAMA/BANTEN RAYA
sejumlah mahasiswa tergabung dalam Kumala Lebak melakukan penyegelan pintu masuk Gedung DPRD Lebak, Selasa (12/9) pagi.