Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 369 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 470 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 375 | Komentar

Baca


Calon Pengantin Wajib Miliki Sertifikat Suscatin





LEBAK - Kantor Kemenag Lebak mewajibkan warga yang akan melangsungkan pernikahan memiliki sertifikat kursus pengantin atau pembinaan perkawinan.
Sertifikat suscatin wajib dimiliki karena  sudah menjadi bagian syarat bagi pasangan calon pengantin dapat melangsungkan pernikahan.“Sertifikat suscatin wajib dimiliki karena menjadi bukti fisik sudah mengikuti bimbingan perkawinan. Jika belum dimiliki maka penghulu sebaiknya jangan dulu menikahkannya,” kata Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Lebak, Haerudin usai acara pembinaan perkawinan di kantornya, Selasa (12/9).
Menurut Haerudin, setiap calon pengantin wajib memiliki sertifikat karena sudah menjadi peraturan yang harus dipatuhi. Hal itu tertuang dalam Keputusan Direktur Jendral Bimas Islam  Nomor 373 Tahun 2017 tentang petunjuk teknis bimbingan perkawinan untuk merealisasikan kegiatan pembinaan perkawinan bagi calon pengantin.

“Kenapa sertifikat masuk menjadi syarat karena untuk membentuk rumah tangga kokoh tidak rapuh karena fakta sekarang angka perceraian tinggi. Ini terjadi karena dinilai belum siap menghadapi perkawinan karena memang sebelumnya tidak mengikuti bimbingan perkawinan secara komprehensif tentang bagaimana membangun sebuah keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahmah,” katanya.

Dikatakan Haerudin, terkait dengan suscatin atau bimbingan perkawinan ini ada dua jenis, pertama tatap muka dan bimbingan mandiri. Bimbingan tatap muka minimal peserta calon pengantin sebanyak 15 pasang.

“Anggaran biaya tatap muka saat ini digratiskan karena sudah disubsidi dari pusat sebesar Rp 400 ribu per pasang calon pengantin. Sedangkan untuk bimbingan mandiri Rp 50 ribu,” katanya.
Dikatakan Haerudin, selain gratis mengikuti bimbingan, para calon pengantin akan mendapatkan makan gratis selama dua kali pertemuan.

“Mereka juga akan mendapatkan buku berjudul fondasi keluarga sakinah secara gratis. Adapun pelaksanaan kegiatan ini secara bertahap dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Lebak,” katanya.
Kepala Kantor Kemenag Lebak Encep Safrudin Muhyi menuturkan, kenapa calon pengantin diwajibkan mengikuti bimbingan sebelum akad nikah yaitu supaya tidak menyesal setelah menikah.

”Ini salah satu upaya mencegah terjadinya perceraian di dalam membina rumah tangga. Dulu itu memang tidak ada bimbingan, waktunya menikah ya menikah tanpa memiliki bekal pengetahuan tentang menjalani kehidupan rumah tangga sehingga gampang mengucapkan kata cerai, padahal setiap mau menikah harus memiliki tujuan ibadah serta modal sajuta (sabar, jujur, tawakal),” katanya. (purnama)

Caption

PURNAMA/BANTEN RAYA

(9284) BIMBINGAN PERKAWINAN- Kepala Kantor Kemenag Lebak Encep Safrudin Muhyi memberikan penjelasan tentang pekawinan kepada para calon pengantin di aula Kemenag Lebak, Selasa (12/9).

(9287) Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Lebak Haerudin menunjukan buku Fondasi keluarga Sakinah yang diberikan secara gratis kepada para calon pengantin di ruang kerjanya.

(9286) Para calon pengantin mengikuti kegiatan pembinaan perkawinan di aula Kemenag Lebak, Selasa (12/9)