Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 117 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 161 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 616 | Komentar

Baca


1000 Pelanggan PLN Nunggak


Sebanyak 1000 pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menunggak pembayaran listrik satu hingga tiga bulan kepada PT PLN Area Banten Selatan. Besarnya tunggakan bervariasi antara Rp 200 hingga Rp 1,5 juta atau rata-ratanya sekitar Rp 700 ribuan.

"Total jumlah pelanggan PLN Area Banten Selatan sebanyak 170.000. Dari jumlah tersebut sebanyak 1000-nya menunggak antara satu  hingga tiga bulan," kata Manager PT PLN Area Banten Selatan Beny Ariewibowo di ruang kerjanya di Rangkasbitung, Kamis (28/9).

Menurut Beny, dari jumlah 10.000 pelanggan mengalami penurunan sampai 500 pelanggan ketika sudah dilayangkan surat pemberitahuan sanki pencabutan karena sudah menunggak selama tiga bulan. Mereka yang menunggak ini kebanyakan orang-orang yang mengerti hukum dan aturan.

"Kita juga sangat menyesalkan karena mereka pada mengerti tetapi tidak mau mengerti tentang kebutuhan operasional PLN sendiri. Kita juga kan membutuhkan biaya operasional namun itu tadi orang yang menunggak sebagian besar sama itu-itu juga namun kita tidak bosan untuk tetap memberikan pemamahan dan mohon pengertian pelanggan untuk membayar tagian tepat waktu, jangan sampai menunggak," tuturnya.

Dijelaskan Beny, dalam rangka meminimalisir besarnya tunggakan pihaknya memberlakukan aturan PT PLN yaitu melaksanakan pencabutan meteran listrik ketika sudah lebih dari tiga bulan menunggak. Kemudian menawarkan meteran token ketika si pelanggan mengajukan pemasangan listrik kembali.

"Meteran token ini ditawarkan ketika yang bersangkutan tidak mau melunasi tunggakannya dan jika mau kita pasangkan gratis. Kalau pakai token kan nantinya bebas dari tunggakan, paling kalau pulsanya tak diisi secara otomatis mati sendiri tanpa harus kita cabut dan tegur sepertihalnya pelanggan meteran listrik yang sampai akhir bulan ini masih banyak yang menunggak," katanya. (purnama)