Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 117 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 161 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 616 | Komentar

Baca


Pengusaha Pasir Masih Bandel * Truk Memawa Pasir Basah dan Over Tonase


RANGKASBITUNG - Meski sudah dilakukan pemanggilan terhadap para pengusaha pertambangan pasir di Kecamatan Cimarga, namun aktivitas truk pengangkut pasir basah dan melebihi kapsitas bak truk atau overload ternyata masih terjadi.

Bahkan, berdasarkan pantauan Banten Raya di Jalan Cimarga-Rangkasbitung, sejak tiga hari terakhir masih ditemukan truk yang nekad mengangkut pasir dalam kondisi basah dan atau mengangkut pasir melebih kapasitas atau overload.

Sanim, salah seorang warga di jalan Cimarga-Rangkasbitung membenarkan bahwa aktivitas truk yang mengangkut pasir basah serta truk mengangkut melebihi kapasitas bak truk hingga kini masih terlihat melintasi Jalan Cimarga-Rangkasbitung.

Anehnya lagi, aktivitas truk pengangkit pasir basah biasanya mulai malam hingga dinihari, namun dibeberapa hari belakangan ini, Sanim sering melihat beraktivitas atau beroperasi pada siang hari. "Saya menilai, aktivitas truk pengangkut pasir basah disiang hari, terbilang nekad dan berani.

Apalagi belum lama ini, para pengusaha pertambangan pasir pernah dipanggil Pemkab, agar merekapun mampu melarang semua jenis truk tidak mengangkut pasir basah atau mengangkut melebihi kapaitas," kata Sanim kepada Banten Raya, Kamis (28/9).

Iwan, warga Jalan Cimarga-Rangkasbitung lainnya menegaskan, agar persoalan truk pengangkut pasir basah dan atau truk over kapsitas yang kerap melintasi Jalan Cimarga bisa ditindak aparat berwenang, maka pihaknya akan membuat surat kepada Polres Lebak, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak.

"Saya menilai, Polres Lebak melalui Satuan Lalulintasnya merupakan pihak yang paling berwenang untuk menindaknya. Maka dari itu, selain kepada Dishub dan Dinas Satpol PP, kamipun akan menyurati Polres Lebak, terkait truk pasir nakal ini," kata Iwan.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Satpol PP Lebak, Dedi Supratnawijaya menegaskan, persoalan truk pasir nakal memang menjadi perhatian serius pihaknya, sehingga belum lama ini, seluruh pengusaha pertambangan pasir disejumlah kecamatan di Lebak, telah dipanggilnya.

"Kami akan berupaya lagi, agar seluruh jalan raya di Rangkasbitung dan sekitarnya, tidak ditemukan lagi truk pengangkut pasir basah dan over kapasitas," tegasnya. (hudaya)