Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 495 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 610 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 487 | Komentar

Baca


612 Sambungan Pelanggan PDAM Dicabut * Menunggak Tagihan melebihin 4 Bulan


RANGKASBITUNG - Selama semester satu atau sejak Januari hingga Juli 2017, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Multatuli Lebak mencabut atau memutuskan jaringan pelayanan terhadap 612 pelanggan. Hal itu terpaksa dilakukan, karena 612 pelanggan dari beberapa kecamatan itu memiliki tunggakan pembayaran air PDAM selama empat bulan berturut-turut.

Direktur PDAM Lebak, Oya Masri menegaskan, sebenarnya PDAM telah memberikan kebijakan yang tinggi kepada para pelanggan. Bahkan, ketika 612 pelanggan PDAM memiliki tunggakan pembayaran air selama tiga bulan, pihaknya telah mengingatkan atau melakukan teguran agar tunggakannya segera dilunasi.

Namun, karena peringatannya tidak dipatuhi, bahkan 612 pelanggan tersebut malah menunggak hingga empat bulan, maka akhirnya PDAM melakukan sanksi tegas dengan cara mencabut dan memutus pelayanananya kepada 612 pelanggan tersebut.

"Tunggakan yang tidak dilunasi pelanggan, tentu akan mengganggu operasional dan pelayanan terhadap pelanggan lainnya. Untuk itu, bagi yang menunggak selama empat bulan berturut-turut, maka harus kami cabut dan diputus sebagai pelanggan,"tegas Oya Masri kepada Banten Raya, Senin (2/10).

Menurut Oya, agar kedepan tidak ada lagi pelangan yang dicabut atau diputus sebegai pelanggan, maka pihaknya telah memiliki petugas khusus untuk mendatangi secara langsung kerumah-rumah pelanggan yang menunggak dari mulai dua hingga tiga bulan.

"Kedatangan petugas kami ke rumah pelanggan yang menunggak pembayaran air, tujuannya untuk mengingatkan pelanggan agar memabayar tunggakanya, sehingga pelanggan itupun tidak akan terkena sanksi pencabutan atau diputus sebagai pelanggan," tuturnya.

Kepala Bagian (Kabag) Keuangan pada PDAM Tirta Multatuli Lebak, Khadiarno menambahkan, sekarang ini, jumlah tunggakan berjalan pelanggan PDAM Lebak mencapai Rp 9,2 miliar. Namun, agar jumlah tunggakan tersebut semkin kecil, maka PDAM akan berupaya keras melalui tim yang ditugaskan PDAM untuk mendatangi langsung kerumah msing-masing para pelanggan yang memiliki tunggakan.

"Kami harapkan, kepada para pelanggan, yang masih memiliki tunggakan, sebaiknya memiliki tanggungjawab untuk membayar kewajibannya kepada PDAM," kata Khadiarno. (hudaya)