Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 495 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 610 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 487 | Komentar

Baca


Trayek Angkutan Umum Amburadul


RANGKASBITUNG - Pelayanan angkutan umum di Kabupaten Lebak ternyata masih amburadul, sehingga kendaraan bebas terobos jalur yang bukan trayeknya. Padahal, seharusnya setiap kendaraan angkutan umum sudah memiliki jalur trayeknya masing-masing.

"Kalau saja petugas Dishub (Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak-red) bertindak tegas tidak akan ada sopir yang terobos trayek. Tapi faktanya dilapangan banyak angkutan umum melanggar trayek," kata Subadri, Sopir angkutan Kota (Angkot) jurusan Aweh yang juga warga Kecamatan Kalanganyar, Senin (2/10).

Menurut Subadri, angkutan umum yang terlihat melanggar trayek diantaranya angkutan jurusan Aweh-Sudamanik-Leuwidamar menunggu penumpang atau ngetem di depan Rabinza yang menjadi wilayah trayek angkutan Aweh-Pasar Rangkasbitung. Kemudian angkutan Mandala ngetem di Alun - alun Kota Rangkasbitung.

Pada jalur tersebut merupakan wilayah trayek angkutan Aweh. "Kami tentu menyangkan atas tidak teraturnya jalur trayek. Dan yang paling dirugikan ya kami para sopir angkot Aweh," tuturnya. Subadri berharap, angkutan umum yang melanggar trayek dapat segera ditertibkan.

"Supaya tidak ada yang dirugikan dan keberadaannya tidak mengganggu arus lalu lintas. Tak jarang akibat ulah mereka menyebabkan terjadinya kemacetan," harapnya. Ernawan, Warga Rangkasbitung menerangkan, banyaknya Angkot langgar trayek menyebabkan pusat Kota Rangkasbitung menjadi semrawut.

"Terutama pas di pintu perlintasan rel kereta api dekat stasiun. Disana Angkot ngetem menutupi separuh jalan dan bikin macet sehingga perlu segera dilakukan pengaturan agar tidak semrawut," terangnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Angkutan, Terminal dan Parkir Dishub Kabupaten Lebak A Dudung mengatakan, pihaknya sebetulnya sudah sering kali menegur para sopir angkutan umum.

"Kita ini sudah capek, beberapa kali sopir diingatkan tapi nanti begitu lagi. Pelanggaran ini sudah menjadi hal biasa tidak hanya dilakukan oleh sopir angkutan Sudamanik, tapi juga sopir Aweh yang suka bawa dan naikan penumpang di jalir trayek angkuta Sudamanik. Jadi, soal sopir Angkot langgar trayek ini sudah menjadi hal yang biasa," katanya. (purnama)