Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 113 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 159 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


Bupati Intruksikan OPD Bantu KPU


RANGKASBITUNG - Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengintruksikan Pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga kepala desa (Kades) membantu Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk meningkatkan agka partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lebak 2018. Pernyataan itu disampaikan Iti saat membuka Pencanangan Gerakan Sadar Pemilu 2019 dan Pilkada serentak 2018 di Alun-Alun Kota Rangkasbitung, Minggu (29/10).

"Untuk meningkatkan partisipasi pemilih, diintruksikan kepada OPD, camat dan kades agar gencar menyosialisasikan pelaksanaan waktu mencoblos calon pemimpin di Kabupaten Lebak," kata Bupati Iti Octavia Jayabaya dalam sambutannya.

Menurut Iti, 12 Februari 2018 mendatang merupakan waktu penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Lebak. Kemudian pada  tanggal 14 hingga 15 Ferbruari tahapan penetapan nomor urut calon pemimpin di masa mendatang. "Saya mengajak, mari gunakan hak pilih kita pada tanggal 27 Juni 2018 dan jaga kondusifitas.

Ketika Pilkada jangan sampai terjadi konflik horizontal dan vertikal, tapi bagaimana menyalurkan keinginan masyarakat memilih pemimpin sesuai hati nurani. Tidak terjadi konflik namun kita bersatu menjadikan Kabupaten Lebak yang kondusif," tuturnya.

Iti berharap, gaung pelaksanaan Pilkada sampai kepada masyarakat di pelosok desa. Jumlah Pemilih di Kabupaten Lebak sekitar 936 ribu. "Jumlah pemilih sering kali menjadi penyebab kisruh dalam Pilkada. Jumlah pemilih diharapkan juga sesuai," harapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Lebak Ahmad Safarudin menerangkan, dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih pihaknya melaksanakan kegiatan pencanangan gerakan sadar Pemilu 2019 dan Pilkada serentak 2018. "Kegiatan ini serentak di seluruh Indonesia. Tujuannya, bagaimana kemudian secara kelembagaan bisa memfasilitasi melayani seluruh masyarakat menyuarakan aspirasi. Angka partisipasi kesini semakin menurun dan kita berupaya dorong kesadaran masyarakat akan Pemilu, sehingga konteks partisipasi semakin meningkat," terangnya.

Ahmad menjelaskan, Pemilu sudah masuk tahap verifikasi administrasi Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2019. Setelah selesai berlanjut verifikasi faktual untuk Parpol baru. "Sedangkan untuk tahapan Pilkada sudah memasuki rekrutmen PPK dan tanggal 1 November bisa dilantik dan menjalankan tugas dan kewajiban di setiap kecamatan," jelasnya.

Komisioner KPU Banten Saiful Bahri mengatakan, suhu politik menjelang Pilkada akan lebih hangat. "Maka dari itu, penyelenggara PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) harus mengelola setiap tahapan secara profesional dan berintegritas.

Melayani pemilih, memastikan KTP (Kartu Tanda Penduduk) elektronik, tercatat daftar pemilih tetap dan dapat menggunakan hak pilih. Ingat, menyadarkan publik akan Pilkada sangat penting karena menghadirkan masyarakat lima menit di tempat pemungutan suara akan menentukan kemajuan daerah," katanya. (purnama)