Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 113 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 159 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


Tingkatkan PAD, Retribusi Parkir Digenjot


RANGKASBITUNG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lebak akan menggenjot dan memaksimalkan potensi penarikan retribusi parkir kendaraan sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah tersebut diperkuat melalui kerjasama dengan Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Lebak.

Kepala Bapenda Kabupaten Lebak Hari Setiono mengatakan, kerjasama tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan PAD dari sektor retribusi parkir kendaraan. "Jumlah kendaraan di Lebak begitu banyak, namun dari sisi PAD jasa retribusi parkir masih kecil, sekitar Rp 70 juta. Untuk meningkatkannya, kami berencana menjalin kerjasama dengan Samsat," kata Hari kepada Banten Raya, Senin (13/11).

Menurut Hari, bentuk kerjasama yang dibangun ialah mengintegrasikan pembayaran pajak kendaraan dengan retribusi jasa parkir kendaraan. Jadi, setiap pemilik kendaaran akan dikenakan jasa tarif retribusi parkir. "Bagi mereka yang sudah bayar retribusi, nanti di kasih stiker khusus bebas parkir dimana saja di Kabupaten Lebak. Untuk besarannya berapa, belum diputuskan. Yang pasti tidak memberatkan pemilik kendaraan," tuturnya.

Dijelaskan Hari, pemasangan stiker bebas dilatarbelakangi dari banyaknya kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil parkir di bahu dan badan jalan raya, khususnya di tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian. "Dari sekian banyak tempat  parkiran yang masuk ke - PAD baru sebesar Rp 70 juta pertahun berasal dari parkiran RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Adjidarmo, Rumah Sakit Misi dan Alun-alun Rangkasbitung. Sedangkan dari tempat lainnya termasuk jalanan yang suka dijadikan tempat parkiran belum masuk maka dari itu kedepan kita akan gandeng Samsat untuk meningkatkan PAD," jelasnya.

Kepala Bidang (Kabid) Angkutan, Terminal dan Parkir pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak A Dudung mendukung langkah Bapenda. "Kami tentu mendukung dan berharap bisa direalisasikan, karena memang potensi retribusi parkiran begitu besar, tapi belum semua tempat parkiran masuk PAD," katanya. (purnama)