Crime News

Pesta Narkoba, 3 Pemuda Dibekuk

News image

RANGKASBITUNG - Tiga pemuda yang pesta narkoba dibekuk petugas Satuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 3 April 2014 | Klik: 257 | Komentar

Baca

Pelajar Terlibat Pencurian Motor

News image

PANDEGLANG – Satreskrim Polres Pandeglang menangkap enam tersangka anggota kawanan sp...

Hukum & Kriminal | Selasa, 25 Maret 2014 | Klik: 417 | Komentar

Baca

MAU TIPU POLISI, POLISI GADUNGAN DIBEKUK POLISI

News image

TANGERANG – Berniat ingin menipu anggota kepolisian Polrestro Tangerang Kabupaten, Ru...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Maret 2014 | Klik: 551 | Komentar

Baca


Jembatan Gantung Putus


>>Tiga Warga Terluka

LEBAK- Tiga pengendara motor mengalami luka serius pada bagian kaki dan tangan akibat putusnya tali seling baja pada jembatan gantung yang melintang di Sungai Ciberang, Selasa (31/12) sekitar pukul 17.00. Tiga warga itu yakni Hasan (35), Cecep (25) dan Sarmani (40), ketiganya merupakan warga Desa Sukajaya, Kecamatan Sajira. Uding, warga sekitar yang menjadi saksi mata saat putusnya jembatan gantung tersebut menjelaskan, saat ketiga warga itu melintas, tiba-tiba tali seling pada jembatan putus. Hal itu membuat jembatan yang menghubungkan Desa Sukajaya dengan Desa Sukarame, Kecamatan Sajira itu langsung miring. Ketiga warga pun langsung terjatuh "Ketiga korban langsung dilarikan ke puskesmas Sajira untuk mendapatkan perawatan. Selain terluka, motor milik mereka juga mengalami rusak berat," ujar Uding, Rabu (1/1).

Dikatakan Uding,  para korban mengalami luka-luka yang cukup serius, seperti lebam, patah tulang dan mengalami robek pada kaki dan tangannya, sehingga harus dijahit. Saat kejadian, air sungai dalam keadaan surut dan dasar sungai merupakan batu cadas. Menurut Uding, terputusnya tali seling baja pada jembatan gantung yang panjangnya 70 kali 1,5 meter ini, diduga akibat belum pernah dikontrol dan kurang perawatan. Namun, jembatan ini pernah direnovasi pada 2011 lalu. "Tapi saat renovasi, tali seling baja yang digunakan masih yang lama, alias tidak diganti," katanya. Terputusnya tali seling baja ini merupakan yang kedua kalinya terjadi. Kejadian pertama dua tahun lalu, saat itu  menelan korban 10 warga yang sedang melintas di atasnya. Sembilan luka serius dan satu orang tewas.  "Kami menduga pengerjaan jembatan ini asal-asalan, karena tali seling baja semuanya masih yang lama, sedangkan jembatan gantung tersebut sudah lebih dari 15 tahun. Sebetulnya warga sekitar jembatan, sudah sering mengingatkan tentang tali seling yang sudah rapuh kepada kepala desa, namun laporan tersebut selalu dianggap angin lalu," ujarnya.

Asda IV bagian humas Pemkab Lebak, Tajudin Yamin mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan laporan dan sudah menerjunkan tim kebencanaan dari BPBD Lebak. Pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti akibat dari putusnya jembatan tersebut apakah karena bencana atau dari hal yang lain. "Kami sedang menelitinya apakah terputusnya jembatan itu akibat bencana atau memang dari hal yang lain. Kalau terjadi karena bencana, anggaran perbaikannya akan kita masukan pada biaya tidak terduga (BTT). Tapi kalau hal lain, nanti akan ada pembicaraan lebih lanjut dengan dinas terkait. Terkait korban jatuh, telah kita ditangani dan sudah diberi bantuan melalui BPBD," jelasnya. (mg-fadilah)

Komentar Terakhir