Crime News

Cemburu, Suami Palu Istri

News image

SERANG - Sadis. Itulah sebutan yang tepat disandangkan kepada Dodi ...

Hukum & Kriminal | Senin, 29 September 2014 | Klik: 403 | Komentar

Baca

Warga Kedaung Gelapkan 14 Mobil Rental

News image

TANGSEL - Pelaku penggelapan mobil rental ditangkap jajaran Reskrim Polsek Me...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 27 September 2014 | Klik: 303 | Komentar

Baca

Sabu 9 Kilo Diamankan

News image

KOTA TANGERANG - Petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta (Soeta) ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 26 September 2014 | Klik: 169 | Komentar

Baca


400 Perahu Hias Meriahkan Pesta Laut

PANIMBANG – Sebanyak 400 perahu hias milik nelayan Kecamatan Panimbang ikut meramaikan puncak acara Pesta Laut 2013, Minggu (22/9). Acara Pesta Laut yang digelar sejak Kamis (19/9) itu merupakan tradisi warga nelayan secara turun temurun dengan maksud sebagai wujud rasa syukur para nelayan. Pantuan Banten Raya di lokasi, acara Pesta Laut dimulai pukul 07.00 WIB. Acara diawali dengan acara seremonial di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Panimbang.

Hadir dalam acara itu, Anggota Komisi X DPR RI Siti Romlah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pandeglang Tata Nanjar, Camat Panimbang, Agus Amin Mursalim, Danramil Panimbang, Kapten Infantri Jajang Juanda, Polsek Panimbang AKP Asari. Ribuan warga, mulai dari anak-anak, remaja hingga orangtua hadir memeriahkan acara tersebut.

Setelah acara seremoial selesai, acara dilanjutkan dengan pawai ke tengah laut untuk menenggelamkan kepala kerbau dan rempah-rempahan. Ratusan perahu hias milik nelayan ikut mengiringi acara itu. Dalam acara itu, DKP Pandeglang juga melepaskan puluhan ekor bibit Ikan Bandeng ke tengah laut. Ketua Pelaksana Pesta Laut, Asep Ms menuturkan bahwa acara pesta laut tahun ini diikuti sekitar 400 perahu hias. Asep menjelaskan bahwa acara pesta laut tersebut merupakan acara tradisi yang dilakukan secara turun temurun setiap dua tahun sekali. "Kami sangat berharap kegiatan ini bisa disambut baik oleh pemerintah daerah, baik kabupaten mupun provinsi. Karena bagaiman pun acara ini bisa menjadi daya tarik wisata bahari untuk menarik para wisatawan datang,” paparanya kepada Banten Raya, Minggu (22/9).

Lebih jauh ia menjelaskan, taradisi tersebut dilakukan setiap dua tahun sekali. Selain tradisi menenggelamkan kepala kerbau ke laut, acara ini juga diwarnai oleh kegiatan olahraga bagi para nelayan, mulai dari sepak bola, tenis meja, dangdutan, dan lainnya. Di akhir acara, panitia mengadakan acara hiburan wayang kulit. “Kegiatan ini sudah ada puluhan tahun dilakukan, dan ini merupakan tardisi yang turun-temurun dari nenek moyang kami. Mudah-mudahan tahun depan juga bisa lebih meriah lagi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pandeglang Tata Nanzar menuturkan, pihaknya sangat menyambut baik acara ini, karena bisa memberikan hal yang positif untuk daerah. Tardisi ini, katanya, merupakan tradisi yang sudah ada sejak puluhan tahun dari warga nelayan. “Selain ini merupakan tradisi budaya warga nelayan, pesta laut ini juga bisa menjadi pesona buat para pengunjung wisata baik dari lokal atau luar negeri tinggal baimana pemerintah daerah bisa lebih berperan aktif dalam acara ini. Dan, lewat tradisi ini juga saya berharap para nelayan bisa mengambil nilai-nilai kebaikan sehingga laut yang merupakan sumber dari penghasilan nelayan bisa dijaga dengan baik,” ungkapnya.

Camat Panimbang Agus Amin Mursalim juga menuturkan bahwa tradisi pesta laut bukan hal yang baru bagi masyarakat Panimbang, karena tradisi tersebut merupakan bagian dari agenda warga nelayan di Panimbang yang dilakukan dua tahun sekali. Selain tradisi turun temurun, acara pesta laut juga jadi ajang silaturahmi antara nelayan se-kecamatan Panimbang. “Mudah-mudahan kegiatan ini bisa terus menjadi pesona buat Kecamatan Panimbang, bahkan kedepan diharapkan bisa lebih meriah lagi serta bisa menjadi ikon wisata baik bagi turis lokal atau juga asing,” pungkas Camat. (agus)

Komentar Terakhir