Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 208 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 260 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 226 | Komentar

Baca


Bankeu Pemprov Belum Cair



PANDEGLANG - Hingga saat ini Pemkab Pandeglang tak kunjung menerima bantuan keuangan (Bankeu) dari Pemprov Banten senilai Rp 90 miliar.

Pemprov Banten beralasan belum ada petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) pencairan. “Sebenarnya kami sudah mengajukan secara resmi sebulan lalu ke provinsi, alasan provinsi dana belum ditransfer ke daerah karena juklak tata cara pencairan belum ada.

Bukan hanya Pandeglang yang belum, kabupaten/kota lain juga belum,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupatan Pandeglang, Ramadani saat ditemui di Pendopo Bupati, Senin (7/8) siang.

Kata Ramadani, juklak pencairan bankeu menjadi kewenangan Pemprov Banten dan Pandeglang sifatnya hanya penerima. Menurutnya, saat ini sudah memasuki Agustus dan proses tahapan harus tetap berjalan. Sebab, ada beberapa kegiatan yang harus dilelang dan juga ada pengadaan langung. “Pekerjaan sudah berjalan tetapi kami tidak bisa mengajukan proses pencairannya juga,” ujar mantan Kepala BPMPD ini.

Agar Bankeu bisa segera dicairkan, Ramadani menyatakan sudah menginstruksikan Kabid Perbendarahaan tiap minggu untuk berkoordinasi dengan Pemprov Banten. Namun usaha tersebut hingga saat ini belum membuahkan hasil. Dijelaskannya, jika pencairan Bankeu lambat secara otomatis akan mempengaruhi penyerapan anggaran di Pemkab Pandeglang.

“Mekanisme Bankeu ini kan mirip-mirip dengan DAK (Dana Alokasi Khusus-red) empat kali transfer. Sekarang tahap pertama saja belum,” tambah dia. Ditambahkannya, Bankeu bisa dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, operasional Rastra, pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Pihaknya masih tetap akan menunggu Juklak pencairan Bankeu agar tidak salah.

“Hingga saat ini sudah ada beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang mengajukan pencairan, saya juga bingung dan menyuruh untuk berkoordinasi langsung dengan OPD terkait di provinsi,” pungkasnya.

Terpisah, anggota DPRD Pandeglang Encep Mahpud meminta agar Pemprov Banten pro aktif dalam menanggapi aspirasi kabupaten/kota. “Bankeu itu sangat dibutuhkan untuk menopang pembangunan Pandeglang. Idealnya harus sudah bisa digunakan karena saat ini sudah masuk pada semester kedua.

Keterlambatan Bankeu memang akan berdampak pada serapan anggaran yang rendah,” kata politisi PKS ini. (muhaemin)

Komentar Terakhir