Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 113 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 159 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


Aep Muflih Saefullah, Relawan Pemberdayaan Desa Rela Tinggalkan Anak Istri, Senang Melihat Perubahan di Desa


Menjadi seorang relawan bukan pilihan yang mudah bagi seseorang. Kerja-kerja seorang relawan juga mengundang berbagi risiko. Secara ekonomi misalnya tidak memiliki penghasilan tetap dan tentunya harus kuat mental menghadapi berbagai kondisi di daerah binaan.

Muhaemin-Pandeglang Kondisi diatas setidaknya dirasakan betul oleh Aep Muflih Safeullah, pemuda asal Kecamatan Karangtanjung yang telah menetapkan pilihan berkarir sebagai seorang relawan di Desa/Kecamatan Mekarjaya Kabupaten Pandeglang. “Saya sudah dua tahun menjadi relawan pemberdayaan masyarakat di Desa Mekarjaya dan tergabung dalam Rumah Zakat.

Saya cukup senang dengan profesi ini, apalagi jika sudah melihat hasil dari upaya pemberdayaan yang saya lakukan,” kata Aep saat berbincang dengan Banten Raya di kantor Desa Mekarjaya, akhir pekan kemarin.

Menurut Aep, ia memutuskan tinggal di desa menempati rumah yang disewa secara khusus. “Saya ingin fokus di desa sehingga nyewa rumah. Namun pada praktiknya saya bisa saja tidur dirumah-rumah warga karena warga sangat terbuka. Keterbukaan warga ini sangat mendukung misi saya melakukan transfer dan sharing pengetahuan,” jelasnya.

Selama dua tahun bergumul dengan masyarakat desa, Aep mengaku sudah melihat tanda-tanda keberhasilan. Misalnya dalam bidang ekonomi sudah ada kelompok masyarakat yang serius memproduksi anyaman dari sapu lidi yang dibuat aneka wadah seperti piring, vas bunga, tempat tisu, dan tempat buah.

“Awalnya lidi hanya dibuat berupa sapu. Waktu itu saya bantu mendatangkan ahli membuat anyaman. Hasilnya sekarang sudah banyak aneka kerajinan dengan bahan dasar lidi,” jelasnya.

Di bidang lainnya kata Aep, ia juga menginisasi pemanfaatakan pekarangan rumah menjadi kebun sayuran. “Hasilnya sudah lumayan banyak perumahan yang dipekarangannya penuh dengan tanaman yang bermanfaat. Harapannya tanaan ini bisa menghasilkan secara ekonomi disamping menjaga kelestarian,” tegasnya.

Kunci keberhasilan ini kata Aep adalah sinergitas dengan aparatur desa dan tokoh masyarakat setempat. “Awalnya sempat disangka LSM. Namun saya terangkan bahwa saya ingin memberikan kemanfaatan kepada warga. Sekarang warga sudah menerima dan seperti keluarga, Saya mendambakan Desa Mekarjaya ke depan maju dalam segala bidang,” harapnya.

Keberhasilan lain yang difasilitasi Aep adalah meyakinan salah satu perusahaan ternama menjadikan Mekarjaya sebagai desa binaan. “Kami bersyukur Desa Mekarjaya ditetapkan sebagai Dsea Berdaya oleh ZIS Indosat ddan Rumah Zakat. Saya kira ini sangat mendukung program relawan,” pungkasnya. (**)