Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 383 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 484 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 388 | Komentar

Baca


Aplikasi Bebeja Belum Efektif


PANDEGLANG – Aplikasi milik Diskomsantik Kabupaten Pandeglang bernama Bebeja hingga saat ini belum efektif. Soalnya, aplikasi berbasis Android tersebut yang dibuat sebagai sarana pengaduan masyarakat belum banyak yang mengenal dan tidak dimanfaatkan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain itu, aplikasi ini juga belum terintegrasi dengan dengan OPD.

kata Kepala Bidang Telematika Diskomsantik Pandeglang Tubagus Nandar Suptandar mengakui belum efektifnya aplikasi ini. “Memang masih banyak aduan masyarakat yang belum ditindaklanjuti oleh beberapa OPD, karena belum adanya website OPD yang terintegrasi dengan aplikasi command center Pemkab,” kata Nandar Suptandar, saat ditemui di command center, Senin (4/9).

Nandar mengharapkan OPD yang belum menyerahkan website untuk segera menyerahkan ke Command Center dengan tujuan agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat berjalan sesuai harapan. “OPD yang belum terintegrasi dengan aplikasi bebeja, ditargetkan pada bulan Oktober mendatang sudah menyerahkan. Karena ibu bupati minta setelah 3 bulan peluncuran command center, aplikasi ini sudah berjalan optimal,” ujarnya.

Dijelaskannya, kalau aplikasi bebeja sudah digunakan oleh semua OPD, maka aduan yang disampaikan masyarakat bisa langsung direspon karena akun bebeja khusus OPD langsung dikendalikan oleh kepala OPD bersangkutan. “Dalam waktu dekat kami juga akan segera memberi user name dan password baru untuk akun OPD. Dengan begitu laporan masyarakat yang masuk bisa langsung direspon,” jelasnya.

Anggota Komisi III DPRD Pandeglang Anton Haerul Samsi meminta OPD yang websitenya belum terintegrasi dengan aplikasi command center untuk segera melakukan koordinasi dengan Diskomsantik. Sebab kata Anton, jangan sampai aplikasi yang sangat bagus dan dibeli dengan APBD itu tercoreng akibat kurang pekanya terhadap OPD. “Saya rasa harus segera difungsikan karena aplikasi itu dibuat dengan APBD. Jangan sampai OPD yang belum menyerahkan websitenya ke aplikasi itu akan menghambat pelayanan masyarakat,” tegasnya. (yanadi)

DIOPERASIKAN : Salah seorang warga menunjukan aplikasi bebeja milik Pemkab Pandeglang yang dinilai belum berjalan maksimal, Senin (4/9).

Komentar Terakhir