Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 109 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 156 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 613 | Komentar

Baca


Irna Minta OPD Tidak Buat Program Pemborosan


PANDEGLANG – Bupati Irna Narulita menekankan kepada semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membuat perencanaan yang matang. Irna menginginkan Rencana Kerja Anggaran (RKA) OPD disusun tepat sasaran.

“Perencanaan harus betul-betul matang, fokus, dan realistis. Jangan sampai ada program pemborosan. Semua program harus terintegrasi. Tahun ini, tahun capek bagi kita untuk bekerja keras, agar masyarakat tidak kecewa,” tegas Irna ditemui usai acara sosialisasi Surat Edaran Bupati tentang pedoman penyusunan RKA SKPD tahun 2018 di Pendopo Pandeglang, Selasa (4/9).

Dalam sosialiasi yang diikuti oleh semua kepala OPD, Bupati Irna mengatakan, perencanaan program kegiatan ditahun-tahun sebelumnya harus menjadi perhatian dan evaluasi semua OPD karena tahun 2017 ini masih ada program yang belum berjalan sesuai harapan masyarakat.

“Memang banyak program-program sedang berjalan, namun ada beberapa yang belum maksimal. Tetapi setidaknya kami gas terus, saya apresiasi mereka. Buat program dan kegiatan yang bisa dirasakan manfaatnya untuk masyarakat,” katanya.

Irna juga meminta Kepala OPD untuk menjalankan tugasnya dengan baik. Katanya, tidak ada lagi pemimpin yang diam karena harus memiliki rasa tanggung jawab. “Kepala OPD harus faham betul terkait renja (rencana kerja) yang dibuat. Kalau bapak dan ibu hanya menghabiskan anggaran dan tidak ada out putnya, tunggu saja (dimutasi-red) diakhir tahun ini.

RPJMD kita harus sukses, penyerapan anggaran jangan sampai lambat,” terangnya. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pandeglang Kurnia Satriawan menuturkan, sesuai dengan intruksi Bupati pihaknya juga sudah menekankan semua OPD untuk membuat perencanaan yang matang.

Menurutnya, lambatnya pembangunan selama ini lantaran perencanaan teknis dan pelaksanaan dilakukan dalam tahun anggaran yang sama. “Itu yang menyebabkan waktu pembangunan molor karena teknisnya belum selesai, masih dilaksanakan akibat perencanaan dan pelaksanaan dilaksanakan ditahun bersamaan,” tuturnya.

Ditambahkannya, dalam pembahasan RKA pemerintah daerah memprioritaskan beberapa program kerja, meliputi pelayanan dasar infrastruktur, optimalisasi Sumber Daya Alam (SDA), peningkatan daya saing daerah, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, pengentasan desa tertinggal, serta perbaikan tata kelola pemerintahan.

“Untuk 2018 nanti, kami minta didetailkan sekarang dalam RKA. Lalu perencanaan teknis dimasukan dalam APBD Perubahan 2017, agar perecanaan dan pelaksanaan dilakukan secara bersamaan,” paparnya. (yanadi)