Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 369 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 470 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 375 | Komentar

Baca


Sarana di KEK Tanjung Lesung Mulai Dibahas


PANDEGLANG – Optimalisasi keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung mendapatkan perhatian serius dari Kementrian Pariwisata (Kemenpar).

Setidaknya ini ditandai dengan upaya Kemenpar menggelar pelatihan pengembangan ekonomi inklusif berbasis sektor pariwisata Tanjung Lesung di salah satu hotel di Kecamatan Panimbang, Rabu (13/9).
Kepala Dinas Pariwisata Salman Sunardi mengatakan, untuk mendukung pengembangan KEK Tanjung Lesung dan bisa menarik kunjungan wisata lokal maupun asing, pihaknya akan terus melakukan pembenahan mulai dari kesadaran wisata, kebersihan, dan beberapa fasilitas penunjang lainnya.

“Kami berharap kedepan KEK Tanjung Lesung berkembang pesat. Namun percepatan pengembangan destinasi wisata perlu adanya sarana dan prasarana yang memadai dan hal ini sedang dibahas,” kata Salman, dalam acara pelatihan.

Menurut Salman yang baru dua pekan menjabat Kepala Dispar, dari kegiatan itu juga semua pemangku kebijakan diharapan dapat memperoleh data kebutuhan di sekitar destinasi pariwisata serta KEK Tanjung Lesung memiliki fasilitas yang bisa memanjakan para wisatawan, serta dapat menggaet investor guna meningkatkan pembangunan wisata Tanjung Lesung dan sekitarnya.

“Untuk mendukung KEK juga perlu adanya home stay atau tempat penginapan, kuliner, atraksi seni dan budaya, serta produk UMKM di Pandeglang,” ujarnya. Asisten Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Kementrian Pariwisata Khatib Suwayah mengatakan, melalui kegiatan itu diharapkan adanya peran dan partisipasi aktif dari peserta untuk mengetahui gambaran potensi, kondisi serta isu-isu strategis terkait perencanaan dan pengembangan pariwisata.

“Intervensi pemerintah melalui badan usaha dalam pengembangan daya tarik wisata, fasilitas pariwisata, umum, dan prasarana umum sangat perlu dilakukan,” katanya. (yanadi)