Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 113 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 159 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


Satpol PP dan DPMPPTSP Jangan Saling Tuding


PANDEGLANG – Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban menyarankan Satpol PP dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) untuk melakukan koordinasi mencari solusi, bukan malah saling menyalahkan dan lepas tanggungjawab terkait keberadaan tempat hiburan malam atau karaoke yang belum memiliki izin resmi di Kecamatan Labuan.

Bahkan, Tanto mengintruksikan Satpol PP untuk segera melakukan penyegelan. “Sebetulnya kan kita tidak perlu diajari lagi. Padahal, datanya kumpulkan, duduk bersama satu meja antara perizinan dan Satpol PP. Kalau sudah tidak ada izin tutup saja kan mudah, tidak perlu ada yang dipusingkan,” tegas Tanto, ditemui di ruang kerjanya, Senin (30/10).

Tanto juga meminta jajaran penegak peraturan daerah (perda) itu harus bergerak cepat. Menurutnya, tidak ada alasan bagi Satpol PP tidak malakukan penutupan, seharusnya Satpol PP bisa langsung menindak tempat hiburan yang jelas-jelas melanggar tanpa menunggu keberadaan Penyidik PNS (PPNS). “PPNS bukan menjadi alasan untuk tidak menertibkan dan menegakkan. Perda karena jika sudah terbukti melanggar aturan tutup, selesai,” sarannya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Pandeglang Dadan Saladin menuturkan, akan segera melakukan komunikasi dengan DPMPPTSP untuk melakukan peneguran terhadap tempat hiburan malam di Pandeglang selatan. “Saya sudah meminta mana saja data tempat hiburan yang tidak berizin, kalau memang melanggar nanti kami akan berikan teguran ke satu hingga tiga, agar pihak pengusaha segera mengurus perizinannya,” kata Dadan.

Kepala Bidang Pelayanan Perizinan DPMPPTSP Pandeglang Surya Darmawan membenarkan, sebagian tempat hiburan ada yang sudah memiliki izin resmi dari pemerintah daerah sebagai rumah bernyanyi, dan ada yang belum. “Untuk karaoke Pondok Cengkar, Kecamatan Pagelaran sudah miliki izin. Namun kalau untuk Karisma, Telaga Biru, dan Carista belum, karena mereka hanya punya izin rumah makan,” jelasnya. (yanadi)