Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 23 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 91 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 68 | Komentar

Baca


Politik uang Pilkades Meningkat


RANGKASBITUNG - Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan minuman ringan dan panganan di Alun-alun Rangkasbitung kocar kacir saat diusir petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak, Selasa (14/11). Hal itu terjadi, karena para PKL itu nekat berjualan dilokasi terlarang, diantaranya alun-alun Rangkasbitung.

Herman, salah seorang warga yang sedang berada di Alun-alun Rangkasbitung mengatakan, para pedagang terlihat memaksakan diri masuk areal Alun-alun Rangkasbitung. Padahal, mereka tahu bahwa alun-alun sudah ditetapkan menjadi lokasi terlarang. "Yang saya tahu, para pedagang itu mengetahui bila anggota Satpol PP sedang berada dikantornya yang tempatnya tidak jauh dari alun-alun," kata Herman kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Herman, setelah sekitar satu jam berjualan tepatnya pada pukul 09.00 WIB, dirinya melihat sebuah mobil patroli yang mengangkut beberapa anggota Satpol PP mendatangi pintu masuk alun-alun yang persis berada diseberang Gedung Museum Multatuli. Mengingat kedatang mobil patroli milik Satpol PP diketahui para pedagang, maka saat itupula mereka kocar-kacir menyelamatkan gerobak dan barang

dagangannya menuju Jalan Iko Jatmiko. "Yang saya lihat, tidak ada satupun gerobak dan barang dagangan milik pedagang yang disita, karena saat anggota Satpol PP tiba para pedagang sudah mengetahui, sehingga mereka langsung kabur," tuturnya.

Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat pada Dinas Satpol PP Lebak, Didi Kusnadi menegaskan, daerah atau lokasi yang dilarang untuk tempat berjualan, tentu akan selalu menjadi pengawasannya. Untuk itu, meski pihaknya masih berada dikantor, jangan dinilai bila pihaknya tidak mengetahui para pedagang di alun-alun.

"Kami tahu, bila tadi pagi ada belasan pedagang yang membandel masuk keareal Alun-alun Rangkasbitung. Makanya, setelah kami melakukan pekerjaan yang berada di kantor, langsung melakukan pengusiran," katanya. (hudaya)