Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 26 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 94 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


Sidamukti Kembali Dihantam Puting Beliung


PANDEGLANG – Angin puting beliung kembali menghantam dua kampung di Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Selasa (28/11) sekitar pukul 08.00 pagi. Kedua kampung itu adalah Basisir dan Bayur.
Sebanyak 15 rumah ambruk dan rusak serta tiga warga mengalami luka.

Salah seorang warga Kampung Bayur, Ropikoh menceritakan, sebelum angin puting beliung terjadi, wilayahnya diguyur hujan deras. Setelah hujan mulai reda, tiba-tiba warga dikejutkan tiupan angin yang sangat kencang. “Waktu kejadian saya kan sedang salat Dhuha. Tiba-tiba angin kencang datang. Saya langsung keluar karena kaget, dan atap rumah saya berantakan kebawa angin,” kata Ropikoh, kemarin.

Tim Reaksi Cepat BPBD Pandeglang, Ade Mulyana menyatakan, musibah angin puting beliung yang menimpa rumah warga dipicu hujan lebat yang mengguyur Desa Sidamukti. Dari kejadian itu, katanya, ada beberapa rumah warga yang rusak berat dan ringan. “Hasil pendataan kami dari 15 rumah warga yang rusak ini diantaranya, 4 rumah rusak parah dan 11 rumah rusak sedang,” terangnya.

Dijelaskannya, peristiwa itu juga menyebabkan tiga orang yang masih satu keluarga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat karena tertimpa reruntuhan bangunan. Mereka adalah Ramsin (48), Siti (40), dan Daswi (70), warga Kampung Basisir. "Mereka mengalami luka ringan di bagian kepala dan tangan,” jelasnya.

Dari kejadian tersebut, Ade mengaku, sudah berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial (Dinsos), agar segera memberikan bantuan. “Kalau bantuan sementara sudah kami koordinasikan, mudah-mudahan bisa segera turun. Kalau untuk bantuan rumah yang rusak sudah kita sampaikan ke Dinsos,” terangnya.

Camat Sukaresmi Atmaja Suhara mengatakan, sudah mengintruksikan desa untuk melakukan pendataan terhadap rumah warga yang terkena musibah angin puting beliung untuk diajukan ke pemerintah daerah. “Alhamdulliah semua warga selamat. Saat ini sedang didata, berapa rumah warga yang terkena musibah, agar bisa mendapatkan bantuan,” paparnya. (yanadi)