Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 26 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 94 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


Ratusan Pelamar Kerja Padati Job Fair


PANDEGLANG – Ratusan pelamar lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau sederajat memadati acara job fair di lingkungan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pandeglang, Selasa (5/12). Acara dibuka oleh Wakil Bupati Tanto Warsono Arban.

Menurut Tanto, acara job fair sangat membantu masyarakat dalam mencari pekerjaan karena dapat menurunkan angka pengangguran. “Untuk tingkat pengangguran di Pandeglang memang saat ini sudah turun, yang tadinya di angka 10 persen kini menjadi 8,3. Dengan adanya acara job fair ini sangat bagus, dan saya berharap angka pengangguran kembali mengalami penurunan,” harapnya.

Untuk menekan angka pengangguran juga Tanto mengintruksikan, Disnakertrans agar mengadakan rutin job fair setiap tahun. “Saya berharap kegiatan itu dilaksanakan setiap empat bulan sekali dalam satu tahun. Disnakertrans juga harus mampu mengundang 100 perusahaan dalam setiap acara job fair, karena dengan begitu dapat meminimalisir pengangguran yang semakin meningkat di Pandeglang,” harapannya.

Tanto menjelaskan, tingginya pengangguran itu diakibatkan antara yang lulus sekolah dan sarjana tidak sebanding dengan lapangan pekerjaan yang ada baik di Banten maupun di Pandeglang. “Jadi banyaknya tenaga kerja asing ke Banten itu bukan ancaman bagi seluruh masyarakat karena perusahaan sangat menginginkan para pencari kerja itu memiliki kemampuan. Makanya, tadi solusinya itu harus ada peningkatan kapasitas melalui Badan Latihan Kerja (BLK), dan dari situlah ditingkatkan kualitasnya,” jelasnya.

Kepala Disnakertrans Pandeglang Sukran mengaku, akan berusaha membuka lowongan pekerjaan untuk masyarakat dengan cara melakukan kerja sama dengan pihak perusahaan. Menurutnya, dari jumlah penduduk yang mencapai 1.200.512 jiwa, sebagiannya masih banyak yang belum memiliki pekerjaan. “Dari data itu yang bekerja sebanyak 499.031 orang, dan yang tidak bekerja 42.000 orang. Sedangkan sampai bulan Desember yang masih mencari kerja ada 10 ribu orang,” terangnya. (yanadi)