Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 83 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 60 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 86 | Komentar

Baca


Bupati Dicurhati Soal Jalan Rusak


PANDEGLANG
- Bupati Irna Narulita dan wakilnya, Tanto Warsono Arban melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke kantor Kecamatan Kaduhejo, Kamis (8/2).

Dalam kunker itu, bupati dicurhati soal kondisi infrastruktur jalan yang rusak di lingkungan mereka. "Saat ini akses jalan di kami cukup memprihatinkan, perlu diperbaiki karena salah satu jalan yang digunakan masyarakat sehari-hari.

Kami berharap tahun 2018 adanya realisasi," kata Kepala Desa Palurahan, Kecamatan Kaduhejo Didi Adhipatra di hadapan bupati dan wakil, kemarin.Seain jalan, warga Kecamatan Kaduhejo juga mengajukan renovasi bangunan majelis taklim.

Maemunah, seorang warga berharap adanya bantuan perbaikan sarana dan prasarana majelis taklim di kampungnya. Katanya, rehab gedung itu sudah diusulkan ke desa. Namun tidak adanya anggaran. "Kami minta majelis taklim direhab. Dana Desa (DD) tidak bisa digunakan. Kami harap pembangunannya dilakukan oleh pemerintah," tuturnya.

Tanto Warsono Arban menyatakan, perbaikan infrastruktur jalan menjadi skala prioritas pemerintah daerah. Tanto juga berharap semua desa dan kecamatan untuk melakukan koordinasi. "Pembangunan infrastruktur akan kami masukan. Infrastruktur jalan harus kita syukuri, pembangunan di semua desa mulai bergerak. Program apa saja yang dilaksanakan desa, salah satunya infrastruktur yang paling prioritas, dan solusinya harus saling koordinasi," terangnya.

Tanto menekankan kepada semua desa untuk menggunakan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (ADD) sesuai aturan, serta semua pembangunan yang dilaksanakan harus dikerjakan secara swadaya masyarakat setempat, agar mendapatkan pengawasan. "DD dan ADD jika disatukan mencapai Rp400 miliar.

Semua kegiatan pembangunan desa harus dilaksanakan oleh masyarakat, tujuannya adalah agar ekonomi di desa hidup dan tumbuh. Warga harus melakukan pengawasan apakah pekerjaan yang dibangun berkualitas atau tidak," tegasnya. (yanadi)