Crime News

88 Kilogram Ganja Diamankan

News image

SERANG - Satuan Narkoba Polres Serang mengamankan sebanyak 88 kilogram ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 19 Juli 2014 | Klik: 173 | Komentar

Baca

Mencuri, Pemuda Ditangkap Polisi

News image

CILEGON - Muhammad Defri Firdaus (19), warga Lingkungan Ciberko, Kelurahan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 17 Juli 2014 | Klik: 146 | Komentar

Baca

Pencuri Spesialis Rumsong Ditangkap

News image

*Uang Rp 37 Juta dan Emas 50 Gram DiamankanPANIMBANG – ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 12 Juli 2014 | Klik: 193 | Komentar

Baca


Warga Menes Keluhkan TPS Sementara


MENES – Warga Kadu Gading, Kecamatan Menes mengeluhkan dengan adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sementara yang dekat dengan pemukiman warga setempat. pasalanya sampah yang dibuang ketempat tersebut sering berantakan dan menyebarkan bau yang kurang sedap, selain itu jika datang turun hujan sampah yang belum terangkut sering terbawa aliran air ke daerah pemukiman. “Meski memang tanahnya itu milik pemerintah daerah namun tidak sebaiknya tempat tersebut dijadikan pembuangan sampah sementara. Karena letaknya sangat dekat dengan pemukiman selain membuat bau kondisi ini juga membuat lingkungan terlihat kumuh,”keluh Tatang warga setempat kepada Banten Raya, Kamis (12/12).

Dia juga menuturkan, yang paling parah jika sampah lambat diangkut oleh petugasnya, lantaran sering berantakan hingga ke jalan umum yang dilakukan oleh hewan yang mencari makanan seperti ayam. “Kalau saran saya dipindahkanlah atau meski tidak dipindakan tempatnya dirapihkan jangan terbuka seperti saat ini,”harapnya. Kepala Desa Menes Yayan menuturkan, kondisi sampah memang pengelolanya gampang-gampang susah. Apa lagi saat ini kalau dilihat tempat pembuangan sampah diwilayah Menes juga sangat minim. Paling dirinya nanti akan mengusulkan ini pada pihak kecamatan agar dinas terkait juga bisa lebih serius lagi. “Saya juga berharap pada semua warga untuk bisa membangun kesadaranya sendiri dalam membuang sampah jangan sampai sembarangan apa lagi sampai ke daerah aliran sungai,”ungkapnya.

Atmaja Suhara menuturkan, pihaknya akan menyampikan keluhan ini pada dinas terkait, karena bagimanapun diwilayah Menes juga ada petugasnya. dan jika memang itu sangat menggangu bagi warga kenapa tidak nanti dipindahkan. “Semuanya pasti bisa diselesaikan apa lagi tapi saya berharap warga juga bisa sabar, dan untuk hal kebersihan lingkungan ini juga perlu dukungan semua pihak salahsatunya dari warga,”katanya (agus)



Komentar Terakhir