Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 495 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 610 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 487 | Komentar

Baca


Sekdes Ujung Tombak PBB

Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi menghimbau kepada sekretaris desa (sekdes) untuk bisa bekerja baik dan sesuai aturan serta membatu kepala desa dalam menjalankan tugas. Karena sekdes merupakan ujung tombak untuk menjalankan pelayanan pemerintahan, apalagi nanti untuk pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang akan dikelola daerah. Pernyataan ini dikatakan pada acara sosialisasi Pendaerahan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesan dan Perkotaan Kabupaten Pandeglang tahun 2012 yang diadakan DPKPA Pandeglang di aula Baitul Hamdi, Kecamatan Menes, Senin (10/12). “Tahun 2013 ini PBB akan diurus oleh pemerintah daerah maka ini akan menjadi barometer buat para sekdes dan juga kepala desa nantinya dalam memungut PBB. Saya berharap kepada sekdes untuk bisa menjalankan tugas, tidak hanya dalam pemungutan pajak saja namun saya juga berharap jalankan tugas sesuai dengan aturan jangan sampai keluar dari rel,” ungkap Erwan.

Ia berharap, para sekdes harus bisa memberikan pelayanan bagi warga. Jangan sekali-kali ada sekdes yang keluar dari aturan atau juga mengenyampingkan untuk pelayanan warga. “Bangun koordinasi yang baik dengan kepala desa, jika sekdes ada yang menyalahi aturan segera laporkan, saya tidak pantang jika harus memecat orang-orang yang diberi amanah namun tidak menjaganya,sebab kami juga kerjasama dengan lembaga yudikatif agar semua bisa berjalan sesuai aturan,” jelasnya

Parjio Sukarto, Kepala DPKPA Pandeglang menuturkan, sosialisasi ini sengaja dilakukan untuk sekdes yang bersentuhan langsung dengan si wajib pajak bisa memahami aturan yang ada. “Sementara untuk pendapatan daerah tahun 2012 itu sekitar Rp 61 miliar lebih dan target kita nanti pada tahun 2013 itu ada di angka Rp 71 miliar mudah-mudahan bisa melebihi target yang ada sehingga daerah kita juga akan lebih maju dan bisa membangun tanpa harus nungggu dana dari pusat,” katanya. (mg-agus)