Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 507 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 629 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 496 | Komentar

Baca


Pusat Harus Bantu Penanganan Banjir

PANDEGLANG - Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi mengaku prihatin dengan terjadinya banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah. Namun demikian, bupati menyatakan sudah tak aneh lagi dengan banjir karena di Pandeglang sudah menjadi langganan, khususnya di lima kecamatan yang daerahnya satu meter berada di bawah permukaan laut. “Kami prihatin dengan terjadinya musibah banjir yang melumpuhkan aktivitas dan perekonomian warga. Sebenarnya banjir sudah menjadi langganan di beberapa kecamatan namun kali ini intensitasnya cenderung meningkat. Penyebabnya komplek antara lain terjadinya pendangkalan sungai, kurangnya kesadaran warga akan bahaya banjir karena masih banyak warga yang tinggal di bantaran atau daerah rawan banjir,” kata bupati ditemui usai membuka rembug madya Kontak Tani dan Nelayan Andalan Pandgelang di salah satu yayasan di Desa Batubantar, Kecamatan Cimanuk, Kamis (10/1).

Terhadap banjir yang terjadi setiap tahun di Pandeglang, bupati juga meminta peran aktif pejabat balai besar sungai yang berkantor di Pandeglang. “Balai besar harus pro aktif dan ikut mencarikan solusi terhadap persoalan banjir. Soalnya penangan banjir sudah masuk skala nasional dan tidak mungkin bisa dilakukan Pandeglang secara mandiri,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, bupati juga memerintahkan SKPD yang tergabung dalam rumpun hijau antara lain dinas pertanian dan perkebunan, badan penyuluh pertanian, peternakan, dan perikanan, dinas peternakan dan kesehatan hewan, serta dinas kehutanan meningktkan koordinasi selama bencana berlangsung. “Saya ingin, data areal pesawahan yang terkena dampak banjir didata dengan benar jangan sampai ada yang terlewat. Jika memungkinkan, petani akan mendapatkan ganti rugi atau bantuan dari pusat dan derah,” pungkasnya.

Usai menghadiri kegiatan KTNA, bupati bersama kabag humas Agus Makdum, Ketua TP PKK Siti Erna Erwan, dan beberapa pejabat lain meninjau lokasi longsor jalan di Kampung Kabayan Citiis, Kelurahan/Kecamatan Pandeglang. Di lokasi ini bupati berdialog dengan warga dan camat seraya meminta pihak terkait segera memperbaiki jalan yang longsor. (muhaemin)