Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 212 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 267 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 230 | Komentar

Baca


Mobil Sekolah Gratis Diluncurkan



SERANG – Pemkab Serang meluncurkan enam unit kendaraan perintis gratis untuk mengangkut anak sekolah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Kendaraan jenis mini bus itu dibagi menjadi tiga trayek, yaitu dua unit untuk trayek Tanara-Tirtayasa,

dua untuk trayek Gunungsari-Anyer, dan dua untuk trayek Kragilan-Pamarayan. Adapun dipilihnya tiga trayek itu karena sampai saat ini belum ada kendaraan angkutan umum yang beroperasi di trayek-trayek tersebut.

Bupati Serang Rt Tatu Chasanah menjelaskan, kendaraan perintis yang diluncurkan dikhususkan untuk ana-anak yang akan berangkat dan pulang sekolah. Namun kendaraan tersebut bisa digunakan untuk kegiatan sosial lainnya di luar jam berangkat dan pulang sekolah. “Untuk trayek yang belum diminati swasta memang menyulitkan anak-anak untuk berangkat dan pulang sekolah,” kata bupati usai peluncuran kendaraan, di Kecamatan Tanara, Senin (31/7).

Ia mengungkapkan, operasional kendaraan tersebut menjadi tanggung jawab Pemkab Serang, sehingga para siswa dan masyarakat yang membutuhkan tidak lagi mengeluarkan ongkos. “Semoga kendaraan ini bisa dimanfaatkan oleh para siswa. Untuk operasional semua dari pemda jadi tidak dipungut biaya siapapun yang naik. Saya minta mobil-mobil ini distandbykan di kantor kecamatan dan dioperasikan mulai pukul 06.00 WIB,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang Hedi Tahap mengatakan, meski pengadaan kendaraan tersebut dilakukan pada 2016 namun baru bisa diluncurkan karena anggaran untuk operasional baru ada tahun ini. “Untuk anggaran operasionalnya saya kurang hapal, tetapi anggaran yang ada untuk BBM, pengemudi dan juga perawatan. Jadi nanti petugas dari dishub pagi-pagi harus sudah berada di kecamatan yang ada mobilnya,” kata Hedi.

Ia menambahkan, kendaraan yang ada, sifatnya hanya perintis untuk memancing kendaraan umum lainnya beroperasi di trayek-trayek yang saat ini belum diminati swasta. “Kita gak khawatir ada angkutan lain yang merasa tersaingi. Kalau setelah kendaraan ini beroperasi banyak angkutan umum yang ikut beroperasi, nanti mobil ini kita pindahkan ke trayek yang lainnya yang belum ada angkutan umumnya. Untuk penambahan kita sedang mengajukan lagi,” tutur Hedi. (tanjung)