Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 248 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 270 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 701 | Komentar

Baca


Kena TBC, Banyak Jemaah Haji Gagal Berangkat



SERANG - Tahun 2017 ini terdapat 9.420 jemaah haji asal Provinsi Banten yang ditetapkan berangkat menunaikan ibadah haji. Meski demikian terdapat puluhan jemaah haji yang terpaksa tidak bisa berangkat karena divonis sakit, hamil, atau sebab lain.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten Bazari Syam mengatakan bahwa sejauh ini terdapat sekitar 31 jemaah haji yang gagal berangkat tahun ini. Beberapa divonis menderita penyakit kronis ketika berada di Pondok Gede dan hanya bisa berangkat ketika penyakit yang diderita sembuh. Beberapa penyakit yang menyebabkan jemaah haji batal adalah gagal ginjal dan TBC akut.

Sementara penyebab lain adalah diketahui sedang hamil."Ada yang gagal berangkat tahun ini karena ketika diperiksa tim kesehatan divonis gagal ginjal. Ada juga yang tiba-tiba terkena penyakit tetapi penyakitnya tidak bisa saya publikasikan," kata Bazari usai melepas jemaah haji asal Kota Serang di Islamic Center, Kompleks Masjid Agung Ats Tsaurah, Kota Serang, Senin (31/7).

Bazari menyatakan bahwa untuk itu para jemaah haji yang berhasil berangkat harus bersyukur karena mereka dapat berangkat menunaikan rukun Islam yang kelima itu. Sebab saat ini masih ada 161.000 jemaah haji asal Banten yang masih dalam daftar tunggu. Ia juga mengingatkan jemaah haji agar banyak minum air putih minimal setiap 2 jam sekali karena cuaca di Arab Saudi saat ini sedang masuk musim panas sehingga akan banyak menguras cairan tubuh. Suhu di Arab Saudi saat ini berkisar antara 41-49 celcius.

"Banyak-banyak minum air putih supaya badan tetap bugar," ujarnya. Kepala Kemenag Kota Serang Machdum Bachtiar mengungkapkan bahwa jumlah seluruh jemaah haji Kota Serang yang berangkat tahun ini 982 orang, terdiri dari 444 pria dan 538 lainnya wanita. Jemaah haji Kota Serang akan diberangkatkan dalam 4 kali pemberangkatan.

Pemberangkatan pertama masuk dalam kloter 9 ada 388 orang, terdiri dari 176 pria dan 212 wanita, berangkat 31 Juli kemarin. Pemberangkatan kedua masuk dalam kloter 16 ada 387 orang berangkat 3 Agustus. Pemberangkatan ketiga masuk dalam kloter 62 ada 66 orang berangkat pada 24 Agustus. Pemberangkatan keempat masuk dalam kloter 63 ada 140 oang yang akan berangkat pada 25 Agustus.

"Jemaah haji asal Kota Serang akan tinggal di Maktab 42 Misbalah Mekkah yang jaraknya cukup dekat dengan Masjidil Haram," katanya. Ia mengungkapkan bahwa jemaah haji Kota Serang ada satu orang yang gagal berangkat karena sakit atas nama Samid bin Saha, warga Kampung Klanggaran, Kelurahan Panggung Jati, Kecamatan Taktakan.

Walikota Serang Tb Haerul Jaman berpesan agar jemaah haji menjaga kesehatan dan ketertiban selama berada di Tanah Suci. Ia juga meminta agar para jemaah haji mendoakan Kota Serang agar menjadi kota yang bekah dan diridhoi oleh Allah SWT.  "Sehingga Kota Serang menjadi baldatun toyibayun wa robbun gofur," kata Jaman.

Honor Pendamping Haji Kecil karena Inflasi Besarnya kenaikan inflasi di Kota Serang dituduh sebagai penyebab kecilnya nilai honor bagi pendamping haji di Kota Serang. Sebab, honor yang diberikan disesuaikan dengan standar satuan harga yang menjadi acuan pemberian honor.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setda Kota Serang Imam Rana mengakui bila honor pendamping jamaah haji di Kota Serang masih sangat kecil. Hal ini terjadi karena pemberian honor menggunakan standar satuan harga yang berlaku. Besarnya kenaikan inflasi dituduh sebagai penyebab kecilnya nilai honor yang sesuai dengan standar satuan harga tersebut. "Padahal ketika pertama ditetapkan nilai honor itu cukup besar sebelum adanya kenaikan inflasi," kata Imam di sela pelepasan jemaah haji asal Kota Serang, Senin (31/7).

Imam mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 30 pendamping pendamping haji yang berasal dari pegawai Kota Serang dan Kemenag Kota Serang. Dari jumlah itu paling banyak berasal dari Kemenag Kota Serang.
Ia menyatakan bahwa honor pendamping haji dapat saja dinaikkan tetapi harus mengubah standar satuan harganya terlebih dahulu. Ia mengatakan tahun depan akan mengusulkan kenaikan honor pendamping haji ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Nanti kita usulkan dulu ke TAPD,” kata Imam seraya menambahkan terkait transportasi pendamping jemaah haji sebetulnya pendamping bisa saja ikut dalam mobil pejabat Pemerintah Kota Serang untuk menghemat uang mereka.

Walikota Serang Tubagus Haerul Jaman mengakui honor pendamping jemaah haji memang masih terlalu kecil. Hal ini diakibatkan oleh masih kecilnya APBD Kota Serang sehingga anggaran honor disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Meski demikian ia mengatakan akan berusaha menambah honor para pendamping haji tersebut di masa yang akan datang. ”Kami akan usahakan agar ada kenaikan,” kata Jaman.

Diberitakan sebelumnya, pendamping haji Kota Serang dihonor di bawah Rp 100 ribu per orang. KOndisi itu dikeluhkan karena dinilai terlalu kecil dan tidak manusiawi. Pasalnya ketika pulang dari Pondok Gede para pendamping haji mereka akan naik angkutan umum sehingga honor yang diterima akan habis untuk membayar ongkos angkutan. Padahal pekerjaan dan tanggung jawab mereka cukup berat. (tohir)