Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 504 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 618 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 491 | Komentar

Baca


Rehab SD Ditarget Rampung Oktober



SERANG – Pembangunan rehab ruang kelas di 24 sekolah dasar (SD) dan tiga SMP di Kabupaten Serang dari anggaran bantuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebesar Rp9 miliar lebih yang diserahkan pada Juni lalu ditargetkan selesai pada Oktober mendatang.

Pembangunan rehab ruang kelas sendiri dimulai tidak lama setelah dilakukan penandatanganan antara kementerian dengan Pemkan Serang. Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Sarjudin mengatakan, rehab sekolah dari anggaran kementerian dilakukan secara swakelola oleh komite sekolah masing-masing.

“Pembangunan sudah berlangsung lama dan dikerjakan secara serentak 24 SD dan tiga SMP. Tim dari dinas terus monitoring ke lapangan untuk mengetahui progres di masing-masing sekolah,” ujar Sarjudin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/8).

Ia menjelaskan, dindikbud tidak memiliki kewenangan dalam proses apapun dan hanya melakukan monitoring untuk memastikan bahwa pembangunan dilakukan sesuai dengan yang diharapkan. “Untuk yang mengecek apakan pembangunan sesuai atau tidak ada konsultan yang langsung diturnkan dari kementerian pendidikan. Untuk anggaran masing-masing sekolah bervariatif karena yang menetukan langsung kementerian setelah dilakukan penilaian,” katanya.

Ia mengaku lupa SD mana saja yang direhab, namun pemabangunan tersebar di berbagai kecamatan. Sedangkan untuk SMP yang direhab yaitu SMP 1 Kragilan, SMP 3 Cikeusal, dan SMP 3 Cikande. “Untuk SMP baru tahap satu, nanti katanya ada tahap dua. Rehab ruang kelas rusak terus kita carikan solusinya karena ruang kelas yang rusak di kita mencapai 500 unit. Oktober semua harus sudah selesai,” harapnya.

Disoal terkait rehab ruang kelas yang anggarannya berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Serang, Sarjudin mengaku belum mendapatkan informasi dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPT) yang melaksanakan pembangunan. “Kita belum tahu yang dari APBD, informasinya ada yang masih proses lelang. Kalau September belum mulai pembangunan bisa saja pekerjaannya tidak terlaksana,” tuturnya. (tanjung)