Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 383 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 484 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 388 | Komentar

Baca


Kontrak Sampah di Cilowong Habis


SERANG - Kontrak Pemkab Serang dengan Pemkot Serang untuk membuang sampah di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) di Desa Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang habis di tahun 2018.

Sejak sebulan lalu, Pemkab Serang melalui Dinas Lingkungan Hidup mengajukan perpanjangan kontrak agar bisa tetap membuang sampah di Cilowong. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang Sri Budi Prihasto mengatakan bahwa persoalan sampah di Kota Serang dan Kabupaten Serang termasuk masalah yang sangat serius.

Apalagi, TPA Cilowong dalam dua tahun akan penuh dan tak bisa digunakan lagi untuk membuang sampah. Sementara saat ini Kabupaten Serang belum juga memiliki tempat pembuangan sampah yang representatif.

Rencana pembangunan tempat pembuangan sampah terpadu di Desa Bojong Menteng, Kecamatan Tunjung Teja, saat ini masih terkendala lahan dan masalah ekonomi sosial masyarakat. "Sekarang kan TPST Bojong Menteng masuk dalam program unggulan Pemprov Banten. Kita dorong menjadi TPA regional terbatas Kota dan Kabupaten Serang," kata Budi.

Budi mengatakan, pembangunan TPST Bojong Menteng membutuhkan lahan sekitar 120 hektar. Yang sudah dibebaskan saat ini baru 23 hektar ditambah 13 hektar tanah milik negara. "Sekarang kita tinggal nunggu dari provinsi saja. Kita tinggal menyerahkan lahan yang sudah dibebaskan ke Satker itu," katanya.

Karena kondisi yang mendesak, lanjut mantan Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Serang ini, Pemprov Banten kemungkinan akan mulai mengoperasikan TPST Bojong Menteng secara bertahap. "Tinggal rapat di kementerian menunggu kepastian lahan di masyarakat dan menunggu aspek sosial masyarakat," katanya.

Adapun mengenai perpanjangan kontrak penggunaan Cilowong, Budi optimistis akan dikabulkan oleh Pemkot Serang. "Kalau dia (Pemkot) menolak kita, dia kehilangan PAD (pendapatan asli daerah). Kemudian sisi historisnya melekat dong kita," kata Budi.

Ke depan, selain tempat pembuangan sampah, memang dibutuhkan penggunaan teknologi lain untuk mengelola sampah, salah satunya insinerator atau tempat pembakaran. "Kita berharap dengan laju pertunbuhan penduduk, diupayakan di samping pengangkutan ada pengurangan sampah.

Bisa dilakukan dengan memilah-milah. Konsep ini kita harap setiap zona ada stasiun perantara. Setelah dipilah baru dibakar," katanya. (fikri)

Komentar Terakhir