Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 117 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 161 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 616 | Komentar

Baca


Pasarkan Produk UMKM, Pemkab Gandeng Alfamaret


SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang membangun kerjasama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk untuk mempermudah pemasaran produk-produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Serang. Selama ini para pelaku UMKM kesulitan dalam melakukan pemasaran. Selain itu, pihak Alfamart akan diberi pelatihan manajerial kepada para pelaku UMKM.

Bupati Serang Rt Tatu Chasanah menjelaskan, jumlah Alfamart di Kabupaten Serang yang jumlahnya lebih dari 50 memiliki potensi untuk memasarkan produk-produk UMKM. “Saya melihat Alfamart punya potensi sebagai pedagang ritel terbesar untuk memasarkan produk UMKM. Kami punya tugas untuk membesarkan usaha mikro kecil yang ada di masyarakat,” kata Bupati usai menandatangani MoU di aula Tb Suwandi Pemkab Serang, Rabu (8/11).

Ia menuturkan, keberadaan Alfamart belum konek dengan para pelaku UMKM, bahkan keberadaan Alfamart dipersepsikan membunuh pedagang kecil. “Saya justru berfikir sebaliknya, di satu sisi ada yang kuat dan di sisi lain ada yang lemah, maka keduanya harus bermitra dan bersinergis. Kalau dibenturkan tidak ada keuntungan bagi para pedagang kecil yang sedang kita dorong untuk terus berkembang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Tatu mengungkapkan, pihaknya telah meminta kepada pihak Alfamart agar menyediakan tempat untuk mendisplay produk-produk UMKM. “Pemkab masih punya PR tapi pihak Alfamart sepakat untuk bersama-sama membuat produk UMKM layak jual, baik itu dari sisi pengemasan maupun yang lainnya. Pengembangan UMKM terus kita dorong baik dari segi permodalan maupun pemasarannya,” paparnya.

Leasing Government Management (LGM) PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Fathurrahman mengatakan, keberadaan Alfamart bukan semata-mata mencari keuntungan, namun Alfamart mempunyai program yang mendukung pengembangan produk UMKM. “Kebijakan dari perusahaan kita membentuk program salah satunya yaitu prorgam outlet binaan Alfamart (OBA). Kita memberi space yang dinamakan pojok UMKM,” kata Fathur.

Namun demikian, lanjut Fathur, produk yang bisa dijual di Alfamart yaitu yang telah mendapat rekomendasi dari Dinas Koperasi dan Perindustrian (Diskoperindag) Kabupaten Serang. “Dari pada pemda membuat pusat oleh-oleh itu gak gampang, belum membangun sistemnya dan yang lainnya. Kalau di Alfamart tinggal memperbaiki kemasannya, mengikuti standarnya dan syarat-syaratnya,” ujarnya.

Kepala Diskoperindag Kabupaten Serang Abdul Wahid mengatakan, produk UMKM yang masuk ke Alfamaret belum mencapai satu persen. Sehingga dengan kerja sama yang dibangun banyak produk UMKM yang akan dijual di Alfamart. “Jadi nanti para pelaku UMKM akan diajari manajerial, produk seperti apa saja yang bisa masuk ke Alfamart. Peserta yang hadir saat ini ada 100 pelaku UMKM,” katanya. (tanjung)