Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 117 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 161 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 616 | Komentar

Baca


Kebun Buah Naga Dibuka Kembali


SERANG – Perkebunan buah naga milik PT Agro Fruit Mandiri (AFM) di Kecamatan Baros yang ditutup sementara oleh Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang beberapa waktu lalu akan dibuka kembali oleh Pemkab Serang, meski belum menyelesaikan perijinannya. Keputusan itu diambil untuk meminimalisir kerugian yang lebih besar lagi yang ditanggung oleh pihak perusahaan.

Kepala Bagian (Kabag) Hukum Pemkab Serang Sugi Hardono mengatakan, setelah pihaknya menggelar rapat dengan pihak terkait, Pemkab Serang memutuskan membuka kembali perkebunan buah naga yang telah disegel. “Hasil rapat disimpulkan buah naga bisa dibuka kembali dengan syarat perusahaan memenuhi beberapa perijinan yang kurang,” kata Sugi, saat ditemui di lingkungan Pemkab Serang, Rabu (8/11).

Ia menuturkan, perusahaan telah mengurus perijinan dan beberapa berkas sudah selesai, sedangkan perijinan yang lain sedang dalam proses dan akan segera diselesaikan. “Kemudian ada persyaratan lain karena yang digunakan tanah desa, yaitu perjanjian kerja sama agar dibuat mengikuti ketentuan yang berlaku. Untuk pembukaan nunggu kebijakan karena akan dikembalikan ke Satpol PP dan Ibu Bupati (Rt Tatu Chasanah-red),” ujarnya.

Lebih lanjut Sugi menjelaskan, dibukanya kembali perkebunan buah naga tersebut karena didasarkan terhadap berbagai aspek, diantaranya yaitu terkait dengan tenaga kerja yang dirumahkan. “Secara normatif ditutup benar karena ijinnya tidak lengkap. Tapi pasti ada ruginya dengan ditutup sementara, supaya ruginya tidak semakin besar maka jalan terbaik dibuka kembali. Keputusan ini sudah tepat,” paparnya.

Terpisah, Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Serang Zainal Abidin menyayangkan sikap Pemkab Serang yang akan membuka kembali perkebunan buah naga yang telah disegel Dinas Satpol PP. “Tindakan dari Satpol PP sudah benar. Pemda sudah lalai membiarkan perusahaan beroperasi sejak 2009 tapi tidak memiliki ijin. Kemana saja pemda selama ini. Salah kalau keputusan Satpol PP dimentahkan,” ujar Zaenal.

Politisi Hanura itu menilai, pembukaan kembali perkebunan buah naga oleh Pemkab Serang akan berdampak negatif terhadap perusahaan lain yang tidak memiliki ijin. “Penutupan buah naga bukan mendadak. Satpol PP sudah koordinasi dengan Komisi I. Sedih saya melihat kondisi ini. Kita tidak butuh investasi yang gak benar. Boleh dibuka lagi dengan syarat perusahaan menyelesaikan semua ijinnya,” jelasnya. (tanjung)