Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 113 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 159 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


Pandji Temui Menteri LHK


SERANG - Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa menemui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Siti Nurbaya Bakar untuk membicarakan persoalan warga Pulau Sangiang yang saat ini bersengketa dengan PT Pondok Kalimaya Putih (PKP), di Jakarta, Jumat (10/11).

Ditemani Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini, Pandji meminta KemenLHK menyediakan lahan di Pulau Sangiang untuk relokasi warga pulau tersebut. Seperti diketahui, warga Pulau Sangiang dipidanakan PT PKP karena dituduh menyerobot lahan milik perusahaan di pulau tersebut. Warga sendiri merasa berhak atas lahan di pulau tersebut karena sudah mendiami bertahun-tahun dan tak pernah merasa melepaskan hak mereka.

"Intinya kami memohon kepada Ibu menteri untuk dapat disediakan lahan untuk relokasi masyarakat yang sekarang ini konon katanya saat ini menempati HGB-nya PT Pondok Kalimaya Putih. Kalau pun iya, saya berharap mereka sebagai warga asal Pulau Sangiang yang sudah turun temurun. Kalau pun iya mereka menempati lahan HGB, mohon untuk bisa direlokasi pada pulau yang sama, yang tidak dalam HGBnya PT Pondok Kalimaya Putih," kata Pandji dalam rilis yang terima Banten Raya, kemarin.

Pandji menuturkan bahwa ada 38 kepala keluarga di Pulau Sangiang. Pihaknya meminta KemenLHK menyediakan 50 hektare lahan untuk masyarakat Pulau Sangiang agar mereka bisa tetap bertani, dan  bisa menghidupi keluarganya. "Dulu, hasil sayur mayur di Kabupaten Serang, diantaranya disuplai dari Pulau Sangiang," katanya.

Mengenai status tersangka untuk tiga warga Pulau Sangiang, kata Pandji, KemenLHK akan melakukan mengadvokasi. Tim Advokasi Gakum Kementerian Lingkungan Hidup akan mencoba mempelajari kasus tersebut.

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar mengatakan, akan segera menindaklanjuti permintaan dan laporan dari Pemkab Serang. "Kepentingan masyarakat harus paling utama. Sebagaimana amanat Bapak Presiden. Persoalan masyarakat di Pulau Sangiang ini segera akan kami selesaikan dan masyarakat harus mendapatkan haknya. Bahkan dalam pertemuan ini, saya ajak langsung Pak Dirjen agar langsung memahami persoalan dan bisa secepatnya terselesaikan. Persoalan relokasi bisa dilakukan dengan karena Kementerian LHK sudah punya Program Perhutanan Sosial.

Termasuk advokasi terhadap warga yang dijadikan tersangka akan kami coba advokasi. Tentu masalah ini harus dibahas dulu di kementerian dan dirapatkan bersama. Secepatnya bersama Pak Dirjen kami akan rapatkan. Besok atau minggu depan harus ada solusi," katanya.

Sementara itu, Jazuli Juwaini menyesalkan pemidanaan PT PKP terhadap warga Sangiang. "Padahal mereka punya hak ulayat yang turun temurun di tempat itu. Alhamdulillah atas nama Fraksi PKS dan masyarakat Kabupaten Serang saya harus mengucapkan terima kasih kepada Ibu Menteri yang sangat responsif menerima pengaduan-pengaduan dari masyarakat Pulau Sangiang," katanya. (*/fikri)