Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 26 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 94 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


Tampung Tukang Ojek Sampai Tukang Panggul


SERANG - Prihatin dengan para pekerja yang tidak memiliki jaminan sosial, sekelompok pemuda di Kecamatan Bojonegara membentuk koperasi yang dinamakan Sangga Banten Universal (SBU) sebagai wadah untuk mereka.

Terletak di kantor Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang sejumlah pemuda dengan berbagai latar belakang mengelar sarasehan dan melaunching koperasi SBU. Setidaknya sudah 50 orang yang bergabung dengan koperasi yang baru dibentuk tersebut.

Ide awal dari pembentukan koperasi SBU sendiri karena banyaknya para pekerja yang tidak memiliki jaminan sosial, seperti tukang ojek, para kuli panggul di perusahaan, dan juga mantan karyawan perusahaan yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak oleh para perusahaan.

“Awalnya kami prihatin dengan para pekerja yang tidak tidak memiliki jaminan sosial, padahal sebagai warga negara mereka berhak mendapatkan itu sekalipun tukang ojek. Makanya kami membentuk koperasi ini,” kata Misnan, Ketua Koperasi SBU, Sabtu (6/1).

Untuk bergabung dengan koperasi tersebut, para calon anggota diwajibkan membayar uang pokok sebesar Rp100.000, uang wajib Rp25.000, dan uang jaminan sosial sebesar Rp20.000. “Kita juga mengakomodir mantan karyawan yang terkena PHK oleh perusahaan,” ujar petugas tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) Bojonegara itu.

Koperasi SBU sendiri bergerak dibidang pengadaan barang dan jasa, serta bergerak dibidang simpan pinjam sehingga para anggota mendapatkan keuntungan ketika bergabung dengan koperasi. “Akan ada bagi hasil usaha untuk para anggota. Prinsip yang akan kami terapkan yiatu transparansi, akuntabilitas, dan kekeluargaan. Harapannya, koeprasi berjalan sesuai dengan visi-misi kami," tuturnya. (TANJUNG)