Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 83 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 60 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 86 | Komentar

Baca


Pasar Ciomas Sulit Berkembang


SERANG
– Pasar Ciomas, di Desa Panyaungan Jaya, Kecamatan Ciomas yang dibangun Pemkab Serang pada 2011 lalu sulit untuk berkembang. Selain kondisi pasar yang semrawut karena tidak terurus dan lokasi yang kurang strategis, banyak fasilitas yang tidak tersedia yang sangat dibutuhkan oleh pedagang dan pengunjung pasar, seperti terminal dan juga juga infrastruktur jalan yang memadai.

Suntama (58), salah seorang pedagang Pasar Ciomas mengatakan, sejak adanya perlawanan dari para pedagang Pasar Ciomas lama beberapa tahun yang lalu, tidak ada lagi penataan yang dilakukan oleh Pemkab Serang. “Pasar ini bisa maju, tapi posisi pasar ini berada di belakang, kemudian saat ada perlawanan dari pedagang waktu direlokasi tidak ada tindak lanjut lagi oleh pemerintah,” kata Suntama, Rabu (7/2).

Persoalan lain yang membuat pasar tersebut bisa berkembang, lanjut Suntama, yaitu tidak adanya terminal sehingga tida ada kendaraan yang sampai ke pasar, sehingga para pembeli enggan datang ke pasar. “Sekarang saja kalau di luar hari Sabtu dan Selasa, pasar ini ramai terus, tapi kalau di luar hari itu sepi. Kalau pedagang mah banyak. Makanya kalau pasar yang lama ditertibkan mau tidak mau pasti pedagang pada ke sini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seharusnya Pemkab Serang bisa menyelesaikan permasalahan perlawanan yang dilakukan oleh para pedagang, karena sebelum dibangun sudah dilakukan sosialisasi. “Semua tegantung pemerintah, wajar kalau dulu ada perlawanan karena memang lokasinya kurang strategis, tapi kalau dibenahi lagi pasti pedagang juga mau ke sini, apalagi kalau di pasar yang lama sering dikeluhkan karena menyebabkan macet,” paparnya.

Ia berharap, Pemkab Serang bisa fokus melakukan penataan Pasar Ciomas tersbeuat sehingga pembangunannya tidak sia-sia, terutama menyediakan terminal. “Penataan pernah dilakukan tapi itu dulu, itu juga setengah-setengah. Saya yakin kalau ini ditata, terus terminal dibangun dan pasar lama ditertibkan pasar ini bisa maju. Kalau tidak serius mah pemerintahnya pasar ini sampai kapanpun tidak maju-maju,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang Hedi Tahap mengatakan, pada prinsipnya pihaknya akan mempertimbangkan harapan para pedagang Pasar Ciomas tersebut. “Pada prinsipnya usulan itu bisa kita pertimbangkan, kita akan survei dulu terus akan kita kaji. Kalau memang benar-benar dibutuhkan bisa saja di bangun. Tapi saat ini untuk terminal kita lagi fokus membnagun terminal Pamarayan dan Petir,” ujar Hedi. (tanjung)