Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 83 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 60 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 86 | Komentar

Baca


Segel PT AFM Akhirnya Dibuka


SERANG
– PT Agro Fruit Mandiri (AFM) yang bergerak di bidang perkebunan buah naga di Kecamatan Baros resmi dibuka kembali oleh Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setelah lima bulan lebih ditutup karena tidak memiliki ijin yang dipersyaratkan. Namun pembukaan yang dilakukan bersifat sementara karena masih empat persyaratan lagi yang belum dipenuhi oleh perusahaan tersebut.

Empat persyaratan yang belum dipenuhi dan masih dalam proses yaitu ijin upaya pengelolaan lingkungan hidup (UKL) dan upaya pemantauan lingkungan hidup (UPL), ijin mendirikan bangunan (IMB), pembuatan siteplan, dan ijin usaha. Sedangkan untuk delapan ijin lainnya telah selesai diproses.

“Untuk pembukaan segel sesuai dengan hasil rapat koordinasi hari ini (kemarin -red) dengan dinas terkait, termasuk dengan unsur kepolisian dan pihak perusahaan. Hasilnya saya tanya satu persatu setuju semua untuk dibuka, karena sudah ada arahan dari Ibu Bupati (Rt Tatu Chasanah-red). Hari ini (kemarin-red) juga dibukanya,” kata Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Hulaeli Asyikin, Kamis (8/2).

Lantaran masih ada perijinan yang belum selesai diproses, selama peruashaan tersebut dibuka, Dinas Satpol PP memberikan kesempatan selama 120 hari atau empat bulan agar pihak PT AFM menyelesaikan empat persyaratan tersebut. “Untuk membuktikan setuju dibuka, kita buat berita acara perkara (BAP) secara tertulis. Pihak perusahaan juga telah membuat penyataan akan menyelasaikan dalam waktu 120 hari,” ujarnya.

Jika dalam waktu empat bulan yang telah ditentukan pihak perusahaan masih juga belum bisa menyelesaikan, Dinas Satpol PP akan menutup kembali perusahaan seluas 50 hektar tersebut. “Jika selama empat bulan itu tidak bisa menyelasaikan akan kami tutup lagi. Nanti akan kita laporkan dulu ke Bupati apakah ditutupnya sementara atau permanen, karena ini juga dibukanya sementara,” paparnya.

Humas PT AFM Taufik Sahudi menjanjikan secepatnya akan menyelesikan empat ijin yang belum selesai tersebut, sehingga usaha yang dijalankan berjalan dengan leluasa. “Untuk yang delapan poin sudah selesai diproses, sedangkan yang empat lagi sedang dalam proses, yang empat itu UKL/UPL, IMB, siteplan, dan satu lagi ijin usaha. Kita kejar semoga sebelum empat bulan selesai semua,” ujar Taufik.

Meski telah dibuka kembali, Taufik berharap ada pembinaan dan pengawasan dari Pemkab Serang dalam menjalankan usahanya, agar tidak ada pelanggaran yang dilakukan. “Setalah dibuka ini kami dari PT Agro mohon pemda bisa memberikan pembinaan sekaligus pengawasan, sehingga PT Agro ini tidak menyalahi ijin yang telah dierikan, khawatir ada tindakan yang salah yang kami lakukan,” tuturnya. (tanjung)