Akbar Persilakan JK Jadi Capres Partai Lain

syamsul Hadi   |   Politik  |   Rabu, 16 Desember 2014 - 13:27:18 WIB   |  dibaca: 455 kali
Akbar Persilakan JK Jadi Capres Partai Lain

Mantan ketua DPR Akbar Tandjung (kiri) menyampaikan sambutan saat membuka diskusi dalam rangka memperingati hari kebangkitan nasioanal, disaksikan para pembicara yaitu budayawan Radhar Panca Dahana (tengah) dan moderator Indah Nataprawira (kanan) di Jakarta, Senin (21/5). ANTARA/Prasetyo Utomo

GlobalNews, Jakarta - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung mempersilakan mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla untuk maju sebagai calon presiden pada pemilihan 2014 mendatang. Namun, ia tetap mengisyaratkan Ketua Umum Partai Aburizal Bakrie sebagai calon presiden dari partai berlambang pohon beringin itu.

"Seperti dikatakan oleh Pak Aburizal Bakrie, kalau Pak JK (Jusuf Kalla) mau maju, silakan saja melalui partai lain," kata dia usai diskusi "Kepemimpinan Nasional: Kebangkitan Yes, Regenerasi Pasti" di kantor Sun Institute, Jakarta, Selasa, 22 Mei 2012, malam.

Menurut Akbar, rencana pencalonan Jusuf Kalla merupakan hak mantan Wakil Presiden itu sebagai seorang warga negara. "Tidak bisa kita larang kalau memang ada yang memberikan dukungan kepada dia (Jusuf Kalla)," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Nurul Arifin mengatakan partainya tak khawatir jika Jusuf Kalla diusung partai lain sebagai calon presiden. "Kami tidak mengkhawatirkannya karena ini sudah biasa," kata Nurul, Senin, 14 Mei 2012 lalu.

Menurut Nurul, Partai Golkar sudah biasa menghadapi kondisi di mana kader mereka maju menggunakan perahu partai lain, termasuk untuk maju menjadi calon presiden dan wakil presiden.

Kekhawatiran pecahnya suara Partai Golkar jika membiarkan Jusuf Kalla diusung partai lain sempat disampaikan Ketua DPP Golkar Yorrys Raweyai. Ia memperkirakan Golkar mengalami perpecahan jika hal itu benar terjadi. "Kalau JK benar diusung partai lain, Golkar pasti pecah," ujarnya.

Jusuf Kalla sendiri telah menyatakan siap dicalonkan sebagai presiden oleh partai politik di luar Golkar. Ia menyatakan telah menjalin komunikasi politik dengan sejumlah partai. Salah satu partai yang mengakui telah berkomunikasi dengan Jusuf Kalla adalah Partai Keadilan Sejahtera.

Profil syamsul Hadi

syamsul Hadi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Ada 3 Komentar untuk Berita Ini

457F3C47-96BA-479F-926C-9F292B9DB1DA
18 Juni 2019 - 16:38:44 WIB

Thank you a lot for giving everyone remarkably breathtaking opportunity to read critical reviews from this web site. It is always so excellent plus stuffed with a great time for me and my office friends to search your website not less than 3 times weekly to see the new tips you have. And indeed, I am just always fascinated with your incredible points you serve. Certain 2 facts in this posting are without a doubt the most efficient we've had.

yeezy boost 350 v2
21 Juni 2019 - 08:42:32 WIB

Thank you so much for giving everyone a very brilliant opportunity to discover important secrets from this web site. It is always very sweet and full of a great time for me and my office mates to search your site a minimum of three times per week to read through the fresh issues you will have. Not to mention, I'm so always impressed concerning the staggering principles you give. Some 4 facts on this page are ultimately the most impressive we've had.

node%3F
21 Juni 2019 - 21:17:37 WIB

I truly wanted to send a brief word in order to thank you for all of the remarkable tactics you are posting on this website. My extensive internet lookup has finally been honored with excellent tips to exchange with my best friends. I 'd assume that most of us readers actually are very lucky to dwell in a wonderful place with so many wonderful individuals with very helpful basics. I feel extremely happy to have discovered your entire webpages and look forward to plenty of more entertaining moments reading here. Thank you once more for all the details.

  • 1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook