Optimalkan Pelayanan, Jamkrindo Gandeng Dukcapil

syamsul Hadi   |   Bisnis  |   Jumat, 16 Maret 2018 - 11:12:45 WIB   |  dibaca: 98 kali
Optimalkan Pelayanan, Jamkrindo Gandeng Dukcapil

PEDULI: Dirut Perum Jamkrindo Radi Anto merangkul dua anak SD usai mengajar dalam rangkaian program BUMN Hadir untuk Negeri

Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) menggandeng Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dalam rangka mengoptimalkan pelayanan.

Ini ditandai dengan ditandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Data Kependudukan dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) sebagai salah satu sarana mitigasi risiko dalam analisa terhadap UMKMK atau Calon Terjamin Jamkrindo dan kegiatan pemeringkatan UMKMK.

“Kerja sama dengan Dirjen Ducapil menjadi bagian dari strategi korporasi Jamkrindo, agar semakin banyak UMKMK yang dapat menikmati kemudahan untuk mengakses sumber permodalan dengan Penjaminan dari Jamkrindo,” ujar Randi Anto dalam sambutannya di gedung Perum Jamkrindo, seperti dirilis, Rabu (14/3).

Tampak hadir Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh, Direktur Bisnis Penjaminan Jamkrindo Amin Mas’udi, Direktur Operasional dan Jaringan Kadar Wisnuwarman, Direktur MSDM, Umum dan Kepatuhan Sulis Usdoko dan Direktur Keuangan, Investasi dan Manajemen Risiko I.Rusdonobanu.

“Dalam proses analisa UMKMK, pemanfaatan data, informasi e-KTP akan menjadi bagian dari pengendalian risiko yang semakin prudent karena identitas data UMKMK Indonesia dapat diverifikasi dengan cepat dan akurat melalui sistem e-KTP,” kata Randi Anto.

Dia berharap kerja sama ini dapat terjalin dengan erat untuk saling menguatkan dalam mendukung program pemerintah di bidang pemberdayaan ekonomi dan peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arief Fakrullah menyampaikan, sebanyak 97,4 persen penduduk sudah merekam data KTP-el. Hanya tersisa sekitar empat juta penduduk lagi yang belum melakukan perekaman data. Dengan rekam data KTP-el akan dapat diketahui seluruh identitas yang bersangkutan.

“Misalnya, dengan NIK saat dibuka di rumah sakit akan mengetahui riwayat penyakit yang diderita yang bersangkutan, dan Kepolisian dapat mengetahui apakah pernah terlibat kasus pidana atau tidak, sehingga akan berguna untuk memenuhi kebutuhan Perum Jamkrindo untuk mengetahui riwayat nasabahnya. (jpnn)

Profil syamsul Hadi

syamsul Hadi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook