Spesialis Perampok di Tol Dibekuk

syamsul Hadi   |   Metro Serang  |   Jumat, 16 Maret 2018 - 14:05:08 WIB   |  dibaca: 454 kali
Spesialis Perampok di Tol Dibekuk

MASIH KEJAR YANG BURO : Kasatreskrim Polres Serang Kabupaten AKP Gogo Galesung menanyai pelaku perampok spesialis Tol Tangerang-Merak, Kamis (15/3)

SERANG – Satreskrim Polres Serang berhasil membekuk UJ, pelaku perampokan truk ekspedisi pengangkut 477 karton pempers milik PT Teneng Jaya, di Jalan Tol Tangerang-Merak. Setiap aksinya, UJ dibantu tiga anggota komplotannya berinisial UT, BG dan MK yang saat ini masih diburu kepolisian.

 

Kasatreskrim Polres Serang AKP Gogo Galesung mengatakan, aksi perampokan truk ekspedisi di kilomater 56 tol Tangerang-Merak, Keiamatan Cikande, Kabupaten Serang itu terjadi pada 30 Januari 2018. Sedangkan UJ diamankan pada 9 Maret 2018 lalu di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. "Korban atas nama Suganda, karyawan PT Teneng Jaya. Dia dirampok di dalam tol saat beristirahat untuk kencing. Di sana, korban di lakban dan ditinggal di jalan," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Gogo, UJ beraksi di dalam tol tidak sendiri, tapi dibantu 3 orang komplotannya yang saat ini sudah masuk dalam daftar pencarian orang. Ketiganya merupakan spesialis perampok di dalam tol dan sudah melakukan aksi kejahatan berulang kali. "Mereka adalah spesialis perampok di jalan tol, saat sopir sedang istirahat atau sedang buang air kecil di jalan tol," ujarnya.

Gogo mengungkapkan, komplotan perampok truk ekspedisi itu terkenal sadis kepada para korbannya. Bahkan salah satu korbannya ada yang dicongkel matanya. Selain Tol Tangerang-Merak, pelaku juga pernah beraksi di wilayah Jawa Barat. "Korban di tangerang matanya di congkel oleh salah satu pelaku yang juga masuk DPO Polda Metro Jaya," ungkapnya.

Gogo menegaskan kasus tersebut masih dilakukan pengembangan lebih lanjut, dan melakukan pengejaran terhadap ke tiga tersangka lainnya. Tersangka UJ akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 7 tahun."Barang bukti yang kita amankan, truk beserta 477 kardus berisi pempers," katanya.

Sementara itu, korban Ganda mengaku saat dirampok para pelaku mengancam dirinya dengan golok. Selain diancam, dia juga diikat menggunakan lakban dan dibuang di pinggir tol. Sedangkan truk bermuatan 477 kardus pempers dibawa kabur pelaku.

"Ikatannya nggak kenceng, setelah ikatannya lepas saya langsung keluar tol dan melapor ke pos polisi, tapi saya disuruh melapor ke Polsek Cikande. Kejadiannya subuh," katanya.

Ganda mengungkapkan, dari informasi yang diperolehnya, truk bermuatan pempers itu ditinggalkan pelaku di wilayah Pandeglang, karena terpergok oleh anggota polisi yang sedang tidak bertugas. Sedangkan, pelaku kemudian melarikan diri. "Pas mau dipindah, ada polisi yang curiga. Saat ditanya dokumen mereka malah kabur. Disana polisi hanya mengamankan saksi," ungkapnya.

Di lain tempat, pelaku UJ mengakui perbuatannya bersama tiga rekannya. Dia mengaku sudah beberapa kali merampok di sepanjang jalan Tol Tangerang-Merak. "Saya yang mengancam, yang menutup mata sama melakban. Sasarannya mana saja yang ketemu di jalan," katanya. (darjat)

Profil syamsul Hadi

syamsul Hadi

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook