Duel, Santri Tewas Ditikam Teman

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Senin, 19 Maret 2018 - 14:52:07 WIB   |  dibaca: 726 kali
Duel, Santri Tewas Ditikam  Teman

JENAZAH KORBAN : Polisi melakukan indentifikasi korban penusukan yang dilakukan oleh warga Lebak, yang masih teman korban, kemarin. Diduga penusukan itu dipicu saling olok urusan pacar.

SERANG- Gara-gara saling olok (ejek) urusan pacar, AR (17) warga Pulomerak, Kota Cilegon meninggal dunia setelah ditikam AH (18), warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Perkelahian dua (duel) santri itu terjadi di Jalan Mayabon, Kelurahan Banjar Sari, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, Sabtu (17/3), sekitar pukul 22.00.


Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin membenarkan bahwa kedua ABG yang terlibat perkelahian itu merupakan santri di salah satu yayasan di wilayah hukum Cipocok Jaya. Diduga, perkelahian keduanya dipicu karena saling olok urusan pacar.
 
"Pelaku ini sudah alumni, kalau korban masih tercatat sebagai santri di sana. Dugaan sementara, korban menghina pacar pelaku, dan pacar pelaku, mengadukan perlakuan korban kepada pelaku. Sepertinya pelaku tidak terima, kemudian kejadian seperti itu," katanya kepada Banten Raya, Minggu (18/3).


Menurut Komarudin, meski sudah melakukan tindakan brutal terhadap korban, AH sempat menolong korban dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten. Namun, korban yang mengalami luka tusuk di dada sebelah kiri akhirnya meninggal dunia. Diduga tusukan pisau pelaku menembus ke jantung korban."Pelaku kita amankan di rumah sakit, setelah pelaku berusaha menyelamatkan nyawa korban," ujarnya.


Dalam kasus ini, Komarudin mengungkapkan bahwa AH dapat dijerat pasal 338 kitab undang-undang hukum pidana (KUHP) tentang penganiayaan yang mengakibatkan orang lain tewas dan atau penganiayaan berencana dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun.
 
Kapolsek Cipocok Jaya AKP Ucu Syaefullah mengatakan, dari keterangan yang diperoleh, sebelum berduel dengan AR, AH sudah mempersiapkan pisau dapur yang diselipkan di pinggangnya. Pisau tersebut ditancapkan ke dada kemudian mengenai jantung korban."Untuk keterangan lebih lanjut, belum bisa saya beritahukan karena masih dalam pemeriksaan," katanya.


Menurut Ucu, saat ini jenazah korban sudah dibawa oleh keluarganya yang merupakan warga Kelurahan Taman Sari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon. Sedangkan pelaku masih diamankan di Mapolsek untuk diperiksa lebih lanjut."Jenazah korban di RSUD Banten sudah dijemput keluargannya," ujarnya. (darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook