52 Waralaba Dapat Teguran Kedua

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Selasa, 20 Maret 2018 - 14:16:54 WIB   |  dibaca: 348 kali
52 Waralaba Dapat Teguran Kedua

PASANG STIKER : Petugas Satpol PP menempelkan stiker berisi teguran pada sebuah kaca bagian depan waralaba di Jalan Sunan Kalijaga Rangkasbitung, Senin (19/3).

RANGKASBITUNG - Sebanyak 52 waralaba di Rangkasbitung, Kalanganyar dan Cibadak mendapatkan teguran kedua dari Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lebak, Senin (19/3). Hal itu terjadi, karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3/2012.


Berdasarkan pantauan Banten Raya, pada teguran kedua itu tidak disampaikan menggunakan surat, melainkan dilakukan menggunakan stiker yang ditempel dibagian kaca masing-masing waralaba. Selain itu, siangnya masing-masing perwakilan waralaba dipanggil ke kantor Dinas Satpol PP untuk diberikan pemahaman dan pemberitahuan Perda Nomor 3/2012 secara gamblang.


Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Perundang-undangan Daerah pada Dinas Satpol PP Kabupaten Lebak, Tati Suryati mengatakan, dari hasil pantauannya pasca pemberian surat teguran pertama beberapa waktu lalu, pihaknya masih menemukan sebagian besar waralaba masih melanggar Perda Nomor 3/2012 Pasal 16, yaitu buka atau beroperasi dibawah pukul 09.00 WIB pagi. Padahal, dalam Perda tersebut jadwal operasi atau buka waralaba harus mulai pukul 09.00 WIB pagi hingga pukul 23.00 WIB malam. "Mengingat masih banyak yang melanggar Perda, maka kamipun harus mengeluarkan teguran kedua melalui stiker yang kami tempel dibagian depan masing-masing waralaba yang melanggar," katanya kepada BAnten Raya, kemarin.


Ketika ditanya bagaimana dengan hasil proses pemanggilan perwakilan pihak waralaba, Tati menjelaskan, pihaknya khawatir pihak waralaba tidak mengetahui isi dan aturan didalam Perda Nomor 3/2012, sehingga penting baginya untuk menjelaskan Perda yang dimaksud. "Pada saat pemanggilan, perwakilan dari dua perusahaan waralaba yang bebeda mengaku keberatan dengan aturan Perda. Oleh saya, silahkan saja keberatannya disampaikan ke Pemkab dan dewan yang ditembuskan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag)," jelasnya.


Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Lebak, Dartim menegaskan, setelah melakukan teguran kedua, pihaknya akan kembali memerintahkan anggotanya untuk tetap rutin melakukan pengawasan ke masing-masing waralaba. "Saat kami melakukan pemanggilan kepada perwakilan waralaba. Sudah kami tegaskan, bila kembali melanggar, maka ancaman sanksinya akan lebih berat dari sekedar teguran," tegas Dartim. (hudaya)

 

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook