Panwascam dan PPK Harus Sinergi

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 20 Maret 2018 - 14:39:32 WIB   |  dibaca: 391 kali
Panwascam dan PPK Harus Sinergi

PEMBEKALAN : Anggota Panwascam dan PPK mendapatkan materi pembekalan pengawasan partisipatif di Hotel Sukma, Senin (19/3).

CILEGON – Anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebagai sesama lembaga Ad Hoc harus mampu bersinergi dengan baik dalam menghadapi tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang cukup komplek dengan berbagai dinamika dan situasi politik. Hal itu dilakukan, agar proses demokrasi dapat berjalan dengan baik.


"Panwascam dan PPK harus sinergi. Sebagai sesama penyelenggara jangan sampai berbeda persepsi dan cenderung salah menyalahkan. Untuk itu, kami sekarang mengadakan sosialisasi pengawasan partisipatif agar keduanya bisanya berkordinasi dengan tahapan dan sesama lembaga penyelenggara saling menguatkan dengan tetap menjalankan Tupoksi (Tugas, Pokok dan Fungsi)-nya masing-masing," kata Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Pawaslu) Kota Cilegon Siswandi kepada Banten Raya usai memberikan sambutan dalam acara sosialisasi di Hotel Sukma Cilegon, Senin (19/3).


Siswadi mengungkapkan, tidak sinergisnya antara Panwas dan PPK akan membuat tahapan Pemilu menjadi terhambat. Sebab, sekarang dengan kondisi anggota PPK yang hanya 3 orang, maka sudah pasti memiliki tanggungjawab yang lebih besar dalam menyelesaikan tahapan Pemilu tanpa dibebani dengan permasalahan, khususnya pada persoalan pelanggaran Pemilu. "Kami tetap tidak akan menghilangkan fungsi kami sebagai pengawas dalam proses Pemilu. Namun, justru dengan adanya pengawasan partisipatif, kami mencoba melakukan pencegahan terhadap kemungkinan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh panitia penyelenggara atau PPK. Jangan sampai dengan personil yang sedikit dan beban kerja yang banyak akan menjadikan PPK terhambat dalam melakukan tahapan," ungkapnya.


Sementara itu, Ketua Divisi (Kadiv) Sumber Daya Manusia (SDM) Panwas Kota Cilegon Dedi Mutaqin menjelaskan, Panwas harus paham tentang tupoksi PPK dan begitu juga sebaliknya. Hal tersebut agar dalam melakukan pengawasan bagi Panwas dan tahapan bagi PPK bisa saling menguatkan secara Tupoksinya. "Sudah sedikit personilnya (PPK-
red) jangan sampai persepsinya Panwas hanya melakukan pengawasan dan menghambat kerja PPK. Hal ini justru sebaliknya, dengan adanya pengawasan partisipatif sebagai penyelenggara PPK bisa lebih hati-hati dalam melaksanakan tahapan," jelasnya.


Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cilegon Fatullah mengerangkan, dengan adanya pertemuan dalam acara sosialisasi pengawasan partisipatif diharapkan mampu meningkatkan koordinasi sebagai sesama penfyelenggara untuk lebih menguatkan dan memperlancar berbagai tahapan Pemilu dan juga membangun demokrasi yang tetap jujur dan berintegritas. "Bukan berarti dengan sinergis juga bersama melakukan hal yang melanggar aturan. Justru malah harus saling memperkuat lembaga masung-masing dan menjadikan Pemilu menjadi berkualitas secara teknis dan juga proses demokrasinya," terangnya. (uri)   

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook