Satpol PP Kekurangan Pegawai

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 20 Maret 2018 - 14:43:53 WIB   |  dibaca: 993 kali
Satpol PP Kekurangan Pegawai

KURANG PERSONIL : Sejumlah anggota Sarpol PP Kota Cilegon sedang beraktifitas di depan kantornya, Senin (19/3). saat ini, Satpol PP masih kekurangan personil.

CILEGON - Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon saat ini masih kekurangan pegawai. Saat ini, jumlah pegawai baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non ASN mencapai 198 pegawai.

Kepala Dinas Satpol PP Kota Cilegon Juhadi M Syukur mengatakan, jumlah ASN pada Dinas Satpol PP Kota Cilegon saat ini 198 pegawai yang terdiri dari 107 Pegawai Negeri Sipil (PNS), 89 Tenaga Kerja Kontrak (TKK) dan dua THL. Namun, dengan jumlah pegawai tersebut dinilai masih kurang untuk memaksimalkan kerja Dinas Satpol PP.


"Kalau jumlah segitu masih kurang, karena penegakkan Perda (Peraturan Daerah) sangat banyak. Tapi, kehadiran TKK dan TLH itu saya harap sudah sangat membantu," katanya kepada Banten Raya usai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Satpol PP ke-68 dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) ke-56 di Kantor Dinas Satpol PP Kota Cilegon, Senin (19/3).


Dijelaskan Juhadi, meski jumlah pegawai masih, kurang tidak menjadi alasan Dinas Satpol PP Kota Cilegon untuk penegakkan perda dinilai tidak terganggu. Saat ini yang menjadi perhatiannya dalam penegakkan perda seperti penertiban tempat hiburan malam, parkir dan pedagang kaki lima (PKL).


 "Tapi, penegakkan Perda itu semua didukung oleh Dinas terkait. Misal penegakkan perda parkir, itu  setelah ada tiga kali teguran atau peringatan oleh Dishub (Dinas Perhubungan). Teguran tak mempan, baru kita melakukan eksekusi penutupan," jelasnya.


Juhadi menuturkan, untuk ketegasan penegakkan Perda pihaknya sangat tergantung pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain. Dalam proses penertiban dan penegakkan Perda, pihaknya juga saat ini mengedepankan cara-cara yang humanis. "Satpol PP se-Indonesia juga diminta Kemendagri untuk memperbaiki citra dari tukang gusur menjadi menjadi sosok yang humanis, seperti penertiban PKL kita juga harus memberi solusi dari penertiban itu," tuturnya.

Asisten Daerah (Asda) I Pemkot Cilegon Taufiqurrahman mengatakan, jumlah personil untuk penegakkan perda pada Dinas Satpol PP Kota Cilegon memang dinilai kurang. Akan tetapi, untuk kesejahteraan pegawai baik PNS maupun non-PNS dinilai tidak kurang. "Dengan pegawai yang terbatas kita juga meminta Satpol PP untuk tidak kendor dalam penegakkan Perda," kata Taufiq yang juga mantan Pelaksana Tugas (Plt) Satpol PP Kota Cilegon.

Taufiq meminta, Dinas Satpol PP Kota Cilegon juga untuk dapat meningkatkan kapasitas anggotanya. Agar, tidak canggung dalam menegakkan perda yang berhadapan langsung dengan masyarakat maupun pemilik modal yang melanggar perda. "Kalau perekrutan pegawai PNS saat ini belum bisa, karena kebijakan ada di pemerintah pusat, tapi dengan pegawai yang ada saat ini harus dimaksimalkan," pintanya. (gillang)

 

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook