Fakih Sebut Halaman Dewan Mirip Kebun

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 21 Maret 2018 - 14:47:13 WIB   |  dibaca: 384 kali
Fakih Sebut Halaman Dewan Mirip Kebun

MIRIP KEBUN : Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman Umar saat meninjau halaman Gedung DPRD Kota Cilegon yang dianggap mirip kebun tak terurus dengan rumput cukup tinggi, kemarin.

CILEGON - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon Fakih Usman Umar mengkritisi kinerja Sekretaris DPRD Kota Cilegon Tb Didi Sukriadi. Pasalnya, urusan rumah tangga DPRD Kota Cilegon yang seharusnya dilakukan oleh Sekretariat DPRD Kota Cilegon ternyata masih menyimpan Pekerjaan Rumah (PR). Bahkan, Fakih menyebut bahwa halaman kantor DPRD Kota Cilegon itu mirip kebun dengan rumput liar yang tinggi tak terurus.


Pantauan Banten Raya, Selasa (20/3), kondisi halaman Gedung DPRD Kota Cilegon rumputnya terlihat tinggi. Bahkan, Fakih langsung memantau kondisi halaman Gedung DPRD Kota Cilegon dengan menunjukkan kondisi rumput di Gedung DPRD yang sudah lama tak dipangkas.

Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman Umar mengatakan, kondisi rumput di halaman Gedung DPRD Kota Cilegon sudah mulai meninggi dan tampak seperti kebun. Namun, tak kunjung mendapat perhatian dari Sekretariat DPRD Kota Cilegon. "Urusan rumah tangga DPRD kan tugasnya sekretariat," kata Fakih kepada Banten Raya, kemarin.


Menurut Fakih, kondisi rumput yang tidak diurus membuat kondisi Gedung DPRD Kota Cilegon terkesan tidak rapih. Apalagi, jika tamu dari luar Kota Cilegon melakukan kunjungan kerja ke Kantor DPRD Kota Cilegon, tentu mebuat kesan yang tidak baik. "Itu tidak sedap dipandang," tuturnya.

 

Fakih menambahkan, tugas untuk mengurus masalah tersebut tentu juga ada bagian-bagiannya di DPRD Kota Cilegon. "Tentu bukan Sekwan sendiri yang bertugas mengurus, itu kan ada bagian umum yang tugasnya mengurus itu," imbuhnya.

 

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kota Cilegon Tb Didi Sukriadi mengatakan, untuk pemotongan rumput di sekitar Gedung DPRD Kota Cilegon dilakukan sekitar dua pekan sekali. Namun, keterlambatan pemangkasan rumput dalam beberapa hari diklaim bukan karena minimnya biaya perawatan Gedung DPRD Kota Cilegon. "Segera akan kita babat (Potong-red) rumputnya," kata Didi.


Dalam hal ini, Didi berkilah, tingginya rumput saat ini karena beberapa waktu lalu musim hujan. Biaya pemangkasan rumput menjadi satu paket dalam satu tahun. "Kalau musim hujan memang rumput cepat tinggi. Tapi, kalau secara rinci anggaran untuk itu saya tidak tahu. Tahun ini juga ada renovasi gedung kecil-kecilan seperti perbaikan toilet dan ruang-ruang yang lain. Termasuk, soal pompa air yang rusak dan mengakibatkan banjir beberapa waktu lalu itu juga ada anggaranya cuma saya tidak hafal rinciannya satu per satu," kilahnya. (gillang)

 

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook