Sungai Cisadane Dimanfaatkan Banyak Perusahaan Besar

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 22 Maret 2018 - 12:42:08 WIB   |  dibaca: 347 kali
Sungai Cisadane Dimanfaatkan Banyak Perusahaan Besar

PAPARAN : Para pemateri saat coffee morning di Hotel Allium Kota Tangerang, Selasa (20/3).

KOTA TANGERANG - Hari Air Sedunia yang jatuh pada 22 Maret 2018 menjadi momentum para stakeholder di Kota Tangerang untuk memperingati pentingnya Sungai Cisadane.
Eksistensi sungai yang sumber airnya berasal dari Gunung Gede Pangrango ini teramat vital, karena banyak digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-harinya.
Terlebih, perusahaan terbesar yang berdiri di Kota Tangerang pun turut menjadi user Sungai Cisadane seperti PT Angkasa Pura II dan Multi Bintang.


Direktur Utama PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang, Sumarya mengatakan, karena bersumber dari Gunung Pangrango, Bogor, Sungai Cisadane tak mungkin kehabisan air.  
"Cisadane ini hulunya ada di Kota Bogor yang merupakan Kota hujan. Walaupun di Kota Tangerang kering airnya, karena di Bogor ada (hujan) ya sehingga kita masih bisa produksi," katanya saat Coffee Morning di Hotel Allium Kota Tangerang, Selasa (20/3).


Menurut Sumarya, pihaknya yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dibidang pengelolaan air sungai Cisadane, ada sebanyak 43.000 mitra yang memanfaatkan air ini dan jumlahnya akan terus bertambah."Air Cisadane masuk ke pesawat juga di pakai sama orang-orang asing di Bandara Soekarno-Hatta sekaligus airnya dan dibawa kemana-mana," ucapnya.


Deputi Airport PT Angkasa Pura II, Fahroji menuturkan, pihaknya sudah sejak lama bekerjasama dengan PDAM Tirta Benteng untuk bisa mengalirkan air dari Sungai Cisadane ke Bandara Soekarno-Hatta.


"Kita harus apresiasi terhadap sungai Cisadane. Saat ini ada 16.000 tangki di Bandara Soekarno-Hatta untuk mengalirkan air. Di sini kita punya empat tangki, satu tengki 2.000 meter kubik. Kami menjamin ketersediaan konsumen yang ada di Bandara," tuturnya.


Sementara itu, Corporate Affairs Director Multi Bintang Bambang Britono menambahkan, perusahaan yang memproduksi Bir Bintang pun menggunakan air dari Sungai Cisadane sebagai bahan baku. Bahkan, bir tersebut kini laku di pasaran dan berhasil menggaet sejumlah prestasi tingkat internasional.


"90-95 persen kandungan bir terdiri dari air. Cukup baik suplai air. Kualitas airnya menang di kontes bir internasional. Ke Inggris, Jepang, Australia dan lain-lain. Cisadane menghasilkan yang luar biasa," ungkapnya.


Atas hal tersebut, terbukti bahwa air Sungai Cisadane teramat banyak manfaatnya. Tetapi sayangnya, sungai yang mengalir hingga muara Teluk Naga, Kabupaten Tangerang ini dinilai memprihatinkan lantaran masih adanya sampah-sampah perkotaan yang juga turut mengambang secara bebas di sungai ini.


"Tugas menjaga Sungai Cisadane tak hanya PDAM dan mitra, tetapi seluruh masyarakat harus bisa sadar untuk menjaga sungai dengan tidak membuang sampah sembarang," kata Bambang. (*/marjuki)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook