10 Mahasiswa Untirta ke Thailand

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Kamis, 22 Maret 2018 - 12:58:53 WIB   |  dibaca: 652 kali
10 Mahasiswa Untirta ke Thailand

SELAMAT : Rektor Untirta Sholeh Hidayat mengucapkan selamat kepada mahasiswa FKIP untuk melakukan studi selama 5 bulan di Thailand. Program ini merupakan kerjasama anatara Untirta dengan PT di Thailand.

SERANG - Universitas Negeri Sultan Ageng Tritayasa (Untirta) terus membuat program untuk pengembangan kualitas mahasiswanya. Terkini, universitas negeri di Banten itu mengutus 10 mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ke Thailand, untuk menjalani program pengenalan lapangan kependidikan (PPLK) sekaligus melakukan penelitian untuk skripsi.

Di negeri gajah putih itu, seluruh mahasiswa ditempatkan di tujuh sekolah berbeda, dengan jenjang pendidikan yang berbeda juga di Provinsi Krabi dan Provinsi Nakhon Si Tammant. Ketujuh sekolah tersebut diantaranya, Santitham Mulniti Foundation School, Annuban Muslim Krabi School, Sabtivittaya School, Eakkapapsasanawich Islamic School, Anuban Jitjongrak School, Panteeptham Mulniti School Krabi, dan Lanta Ratprachautit 125 School.


Adapun kesepuluh mahasiswa yang berkesempatan mengajar sejak 7 November 2017 hingga 15 Maret 2018 tersebut, diantarnya Rima Putri Sirait, Dinda Ayu Suhartinah, Dzikri Arie Ramadhan, Monica Hayati, Ghea Hafiizha Nazmi, Siti Anisah Aprianingsih, Yuliyanti Maulida, Desy Aulia Mariska, Bella Arista, dan Fujy Damayanti.


Dekan FKIP Untirta, Aceng Hasani menjelaskan, program PPLK di luar negeri tersebut merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara Untirta dengan Association of Private Islamic School sebuah lembaga sekolah muslim swasta di Thailand.


Menurut Aceng, selain untuk meningkatkan kualitas dan wawasan mahasiswa, program tersebut merupakan upaya Untirta untuk Go Asean. "Ini menuju Akreditasi Asean. Setelah akreditasi secara nasional sudah tertinggi, yaitu A, kita berkeinginan untuk Akreditasi Asean, syukur-syukur bisa sampai internasional," papar Aceng kepada awak media di Kampus Untirta Pakupatan setelah mendampingi Rektor Untirta Sholeh Hidayat, kemarin.


Menurut Aceng, sebagai fakultas yang melahirkan tenaga kependidikan, FKIP Untirta terus berupaya melakukan inovasi agar bisa melahirkan tenaga kependidikan yang  profesional dan berkualitas.

"Mereka mengetahui bagaimana perbandingan pendidikan antara di negara kita dan di sana (Thailand). Ternyata, pendidikan kita dimata orang Thailand sangat bagus, metode yang menurut kita biasa di sana beeh (angkat dua jempol tangan)," ujar Aceng.


10 mahasiswa tersebut dijelaskan Aceng merupakan rombongan pertama yang dikirim ke luar negeri, untuk menjalanlan program PPLK sekaligus penelitian. Kedepan, negara Asean yang akan menajadi tujuan lokasi PPLK dan penelitian tidak hanya Thailand, tapi beberapa negara lainnya seperti Singapore dan Malaysia."Di Thailand pun nanti tidak hanya di dua provinsi itu saja, tapi kita lihat dulu kondisi daerahnya, aman atau tidak," paparnya.


Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Dodi Firmansyah menambahkan, tindak lanjut dari program itu, tahun ini, akan ada sejumlah warga negara Thailand yang akan mendapatkan beasiswa kuliah di Untirta."Ini juga menjadi bagian dari syarat Akreditasi Asean, harus ada mahasiswa dari negara Asean yang kuliah di Untirta," tuturnya.Target Akreditasi Asean sendiri dijelaskan Dodi tidak dalam waktu dekat, namun menurutnya, perlu persiapan panjang untuk mewujudkan cita-cita tersebut. (satibi)
 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook