Dinkes Puji Respons Komisi II

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 23 Maret 2018 - 11:31:23 WIB   |  dibaca: 83 kali
Dinkes Puji Respons Komisi II

GERAK CEPAT : Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang Fahmi Hakim (ketiga dari kiri) serta anggota Komisi II Cholis Rowiyan (ketiga dari kanan) bersama tim dari dinas kesehatan meninjau lokasi lahan untuk pembangunan puskesmas Lebak Wangi di Desa Kebonratu, Kamis (22/3).

SERANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Serang memuji respons cepat Komisi II DPRD Kabupaten Serang soal usulan pembangunan puskesmas di Kecamatan Lebak Wangi. Selama ini, pelayanan puskesmas bagi masyarakat Lebak Wangi dilakukan di bangunan puskesmas pembantu yang luasnya hanya 100 meter dan kurang representatif. "Di sana pelayanan untuk penyakit menular dan tidak menular masih bersatu. Di 2016 kami sudah mengajukan pengadaan lahan, namun saat itu kami kesulitan, dan kami gagal pengadaan lahan.

Akhirnya Ibu Kadis (Kepala Dinas Kesehatan Sri Nurhayati) beberapa waktu lalu bilang ke Komisi II, mengapa tidak mengembangkan lahan yang ada di kecamatan. Alhamdulillah Komisi II langsung merespons baik dengan langsung terjun ke lapangan," kata Dedi saat menghadiri musyawarah pembangunan puskesmas Lebak Wangi di aula Kecamatan Lebak Wangi, kemarin.


Dedi mengatakan bahwa di tahun 2019, semua puskesmas harus sudah terakreditasi. Jika tidak, maka puskesmas tidak diperkenankan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. "Kita masih ada waktu dua tahun, semoga bisa terkejar," kata Dedi, kemarin.


Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Serang Fahmi Hakim memastikan bahwa puskesmas Lebak Wangi akan dibangun satu komplek dengan kantor kecamatan. Hal itu menurutnya lebih efektif dibandingkan harus mencari lahan lain yang prosesnya memakan waktu cukup lama. "Saya ingat betul tahun 2012 saya memimpin paripurna penetapan lahirnya Lebak Wangi. Kecamatan baru dilahirkan untuk melayani dan mengangkat harkat martabat masyarakat Lebak Wangi. Kita melihat masih ada wilayah-wilayah di Lebak Wangi yang masih jauh masyarakatnya dari sejahtera," kata Fahmi.


Ketika mendengar Lebak Wangi belum memiliki puskesmas, Fahmi langsung meminta perkembangan terakhir dari dinas kesehatan. "Jadi 2019 kita gong pembangunan puskesmas Lebak Wangi. Saya dorong anggarannya. Kalo tidak adagong dimulai, jangan ketemu lagi dengan Fahmi Hakim," kata Fahmi kepada kepala desa dan tokoh masyarakat yang hadir di ruangan tersebut.


Fahmi meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan Kabupaten Serang segera membuat detail engineering design pembangunan puskesmas Lebak Wangi berikut dengan perencanaan pembangunan lain di kawasan kantor kecamatan Lebak Wangi. "Jadi ke depan masyarakat yang datang ke kantor Lebak Wangi bukan hanya pelayanan, ada pohon-pohon seperti rambutan, mangga. Kalau perlu ditambah gedung serbaguna. Jadi kalau yang mau KTP tinggal ke kantor kecamatan, mau bikin KB tinggal ke kantor KB," katanya.


Tokoh masyarakat Kecamatan Lebak Wangi Bahani menyambut rencana pembangunan puskesmas Lebak Wangi. "Memang informasinya sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Sejak tahun 2015, rencana puskesmas itu batal lagi batal lagi," katanya. (fikri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook