Airin Minta Warga Bijak Gunakan Air

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Jumat, 23 Maret 2018 - 11:35:05 WIB   |  dibaca: 116 kali
Airin Minta Warga Bijak Gunakan Air

PENGHIJAUAN : Walikota Tangsel Airin Rachmy Diani menanam pohon saat peringatan Hari Air Sedunia di Situ Pondok Jagung, Serpong Utara, Kota Tangsel, Kamis (22/3).

KOTA TANGSEL - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPRP) memperingati Hari Air Sedunia di Situ Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangsel, Kamis (22/3). Perayaan Hari Air se-Dunia yang ke 26 ini mengangkat tema Lestarikan Alam untuk Air.


Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany mengatakan, peringatan hari air sedunia memberikan kesempatan kepada kita untuk mengetahui isu-isu dan informasi yang berhubungan dengan air, sehingga menginspirasi kita untuk menyebarluaskannya, melakukan aksi-aksi untuk membuat perbaikan dalam pengelolaan sumber daya air dalam kehidupan kita sehari-hari dan meningkatkan kesadaran serta kepedulian masyarakat dunia terhadap pentingnya air bagi kehidupan.


Dikatakan, hari air sedunia merupakan perayaan tahunan yang dilakukan untuk kembali menarik perhatian publik akan pentingnya air dan pentingnya menjaga kualitas dan kuantitas air bagi kehidupan. "Untuk itu, kita dituntut untuk lebih bijak dalam mengelola air guna menjamin ketersediaannya di masa yang akan datang," ungkapnya.


Saat ini, kata Airin, dinamika pembangunan di wilayah Kota Tangsel berkembang secara cepat dan sangat kompleks, dimana setiap perkembangan memiliki tantangan dan tuntutan lingkungan yang berbeda-beda. Begitu banyak faktor yang dapat memengaruhi jalannya pembangunan.


"Kondisi seperti ini memerlukan keseriusan dan ketekunan bagi pemerintah Kota Tangsel, untuk itu kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, salah satunya dengan mengelola sumber daya air secara optimal," jelas Airin.


Dikataka, pengelolaan sumber daya air terpadu dilakukan dalam upaya menyelenggarakan konservasi air, mendayagunakan air, mengendalikan daya rusak air, membangun sistem informasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sumber daya air.


Dalam masalah pengelolaan air, lanjut Airin, Pemerintah Kota Tangsel saat ini sudah memiliki beberapa capaian yaitu penataan sungai dan bantaran di sungai Jalatreng, penataan situ yang ada di wilayah Kota Tangsel, penataan dan pengintegrasian sistem jaringan drainase kota dan pembangunan Tandon Ciater, tandon Nusa Loka, tandon BPI sebagai pengendali banjir.


Sementara itu, Sekretaris Dirjen SDA Kementerian PUPR, Muhamad Arsyadi mengatakan, "Peringatan hari air sedunia dilaksanakan dalam rangka untuk mengingatkan dan menyadarkan kita semua betapa pentingnya air untuk kehidupan di muka bumi ini. Diharapkan kita dapat lebih peduli untuk melestarikan alam," katanya.


Dikatakan, banyak tantangan yang dihadapi saat ini dalam permasalahan air, dimana kelangkaan air bersih berdampak pada populasi manusia yang cepat. Perubahan iklim juga salah satu tantangan, dan panjangnya masa musim kemarau akan berdampak pada kekeringan.


"Untuk menjawab tantangan tersebut Kementerian PUPR melalui Direktorat SDA berupaya untuk melakukan peningkatan pemenuhan kebutuhan air baku untuk air bersih," ungkapnya.
Arsyadi ingin menegaskan, pemecahan masalah untuk air tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah melalui infrastruktur seperti bendungan, waduk dan lainnya.


"Tetapi untuk mengatasi tersebut perlu adanya partisipasi masyarakat, akademisi, mahasiswa, pihak swasta dan seluruh masyarakat untuk menjaga dan melestarikan alam sehingga dapat meminimalisasi," ungkapnya.(*/marjuki)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook